Depok, Beritasatu.com – Mantan anggota grup musik HIV!, Ezra Mandira Sugandi, mengenang terakhir kali ia menghabiskan waktu bersama ibunya, artis cilik populer tahun 1970-an Dina Mariana, sebelum ibunya meninggal. 

Read More : Mudik ke Solo, Wapres Gibran Serap Aspirasi Warga dan Bagikan Sembako

Ezra mengatakan bahwa dia menghabiskan banyak waktu bersama ibunya di tahap-tahap terakhir hidupnya.

“Sebelum meninggal, kami tinggal bersama di rumah, bersama keluarga juga,” kata Ezra kepada Beritasatu.com di rumah duka, Depok, Jawa Barat, Senin (4/11/2024).

Ezra menceritakan, setelah melalui berbagai pengobatan, ia menyempatkan diri untuk menghabiskan waktu bersama ibu dan keluarga tercinta.

“Setiap selesai berobat, kami selalu berusaha berkumpul, saling ngobrol, dan saling menyemangati,” ujarnya.

Ia juga mengatakan Dina Mariana sedang sakit parah. Ia pertama kali didiagnosis menderita kanker rahim pada tahun 2021, kemudian diangkat dan dinyatakan sembuh pada tahun 2022. Namun, pada tahun 2023 penyakit tersebut muncul kembali di dinding perut ibunya.

Ezra mengatakan, penyakit ibunya sangat parah sehingga harus rutin ke rumah sakit untuk berobat.

Read More : Jelang Lebaran, Perajin Parsel Mini di Jombang Banjir Pesanan

Ezra bercerita bahwa kondisi ibunya semakin parah akibat adanya pendarahan di saluran pencernaannya sehingga membuat kesehatannya semakin buruk.

“Penyebab utama terjadinya kolaps adalah karena adanya darah pada sistem pencernaan sehingga menyebabkan gangguan pencernaan,” jelas Ezra.

Dina Mariana dikenal sebagai musik populer anak-anak di Indonesia, bersama Adi Bing Slamet, Ira Maya Sopha, dan masih banyak penyanyi anak-anak lainnya. Namanya melejit di kalangan pemuda pada akhir tahun 1980-an lewat lagu Tsarovy Anao.

Selain berkiprah sebagai penyanyi, Dina Mariana juga aktif di dunia akting. Semasa hidupnya, ia merilis 35 album, bermain di 21 film dan beberapa bioskop. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *