JAKARTA, BERITASATU.COM – Banjir yang menghantam Jakarta dari kemarin malam hingga Rabu (1/30/2025) di pagi hari, berdampak pada kegiatan populasi.  Sebagai akibat dari banjir Jakarta, yang tidak mundur di RT 007, dua anak yang mengalami demam, didakwa dan Bintang harus mengungsi menggunakan kapal tiup untuk mencari perawatan kepada dokter.

Read More : Wamenkeu Ungkap Menteri Wajib Pakai Mobil Buatan Pindad Mulai Pekan Depan

Ketua RT 07 Cakung Timur Agus mengatakan kedua anak itu dibawa menggunakan kapal tiup dari rumahnya ke Jakarta Garden City (JGC), yang lebih tinggi dan kemudian mengambil mobil pribadi yang dia harapkan.

“Banjir Jakartes masih membanjiri sekitar 60-80 cm, kedua anak ini harus ditangani menggunakan kapal tiup dan kemudian dikirim menggunakan kendaraan pribadi ke Rumah Sakit Sukapura, Cilinking Jakarta Utara,” kata RT, Agus, Da Beritatuut.com, 01/29/2025).

Menurutnya, kedua anak itu harus segera dibawa ke rumah sakit karena demam tinggi yang tidak pernah turun. Dalam video itu ia memenangkan Beritasat.com, mereka membantu penduduk untuk mengambil kapal tiup dari rumahnya yang terkena dampak banjir Jakarta.

Tidak hanya itu, banjir yang menghantam Jakart dari kemarin hingga pagi ini, juga melumpuhkan kegiatan populasi. Banyak sepeda motor milik penduduk harus diperpanjang oleh gerbong dari rumah untuk pemukiman yang lebih tinggi.

Read More : Microsoft Pecat 2 Karyawan karena Buat Acara Mengenang Warga Palestina yang Tewas di Gaza

Sampai pesan ini dibuat. 08.21 WIB, cuaca di Cakung timur masih menghujani intensitas cahaya. Untuk mengurangi debit air, yang mandek di sekitar area perumahan, empat pompa air telah beroperasi sejak kemarin malam. 

Baca juga: Banjir Samarinda melembutkan 1.000 rumah, penduduk akhirnya mengevakuasi warga dengan harapan bahwa banjir yang membanjiri berbagai tempat di Jakarta dapat segera mundur untuk melakukan kegiatan normal. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *