JOMBANG, BERITASATU.COM – Dua orang muda di Jombang, Jawa Timur, menjadi satu bulan misa setelah mereka berhenti untuk mencuri domba jantan di debu penduduk. Keduanya ditangkap di desa Ngrandulor, di distrik Peterongan, di Kabupaten Jombang.
Read More : Kapan Waktu Terbaik Salat Tahajud? Ini Niat dan Doanya
Kedua penulis memiliki raja -raja awal (25) dan RU (24), yang tinggal di desa Jomban, wilayah Kesamben, Kabupaten Jombang. Keduanya terlihat di markas polisi Petheran, Jombang.
Kepala Polisi Petrogan, hiput Sholikin Budi Santoso, menjelaskan bahwa kasus tersebut dimulai dengan pengetahuan tentang seorang pemuda di depan bubuk buah. Pria muda itu berjalan bolak -balik dan ketika penduduk segera dicela.
Seperti penduduk, pada akhirnya, para penghuni memandang dan diketahui bahwa masih ada seorang pemuda lain dalam buah -buahan penjualan penduduk, mencoba mencuri buah -buah Rambutan.
“Dua orang, yang lain. Orang -orang di luar pengusaha dan ketika penduduk memintanya untuk melarikan diri dan kemudian mereka dianiaya. Tidak akan ada tahun yang ingin mengambil buah Rambutan,” katanya Sabtu (18/01/2025).
Dia masih mempelajari tujuan dan tujuan orang muda dalam bubuk buah. Sekarang dia telah diperiksa secara intens di markas polisi Petterogan untuk informasi lebih lanjut.
Read More : Cokelat Mengobati Penyakit Apa? Ini Manfaatnya untuk Kesehatan
Dia juga membantah kisah video viral dengan mengatakan bahwa kedua anak muda itu terlibat dalam kasus soket. Keduanya berpartisipasi dalam kasus upaya untuk mencuri Rambutan.
Keduanya segera diasuransikan oleh anggota yang berpatroli pada saat itu. Kedua anak muda itu telah menjadi sasaran penduduk dan video itu viral setelah menjengkelkan untuk mencuri Rambutan.