JAKARTA, BERITASATU.COM – Langit hari ini akan didekorasi oleh fenomena Strawberry Moon, bulan purnama, yang tidak hanya indah tetapi juga langka dan penuh dengan signifikansi astronomi. Fenomena ini menandai momen maksimum untuk Lunar Besar -acara -Fild yang hanya terjadi sekitar 18 tahun.

Read More : Infinix Luncurkan Smartphone Gaming GT 20 Pro 5G Pekan Depan, Intip Keunggulannya

Dikutip dari BBC kali ini pasangan stroberi akan menjadi bulan purnama terendah di langit dalam hampir dua dekade. Karena situs bulan sangat miring ke khatulistiwa langit, itu akan terlihat sangat rendah di cakrawala saat naik dan merendam.

Ini menciptakan pemandangan yang dramatis dan mengesankan, terutama karena warna keemasan atau kemerahan yang dapat terjadi karena penyebaran cahaya atmosfer.

Tidak hanya ini, pasangan stroberi ini juga termasuk micromoon, yang merupakan bulan purnama yang terjadi ketika bulan berada di titik terjauh bumi (apogee). Akibatnya, tampaknya ukuran dan kecerahan berkurang kira -kira. 14% lebih sedikit dan 30% lebih terang dari biasanya. Namun, posisi rendah di langit sebenarnya membuatnya unik dan menawan.

Namun, Strawberry Moon bukan satu -satunya fenomena langit yang akan terjadi pada tahun 2025. Berikut ini adalah sejumlah fenomena langit yang tiba pada tahun 2025 dan dapat dinikmati dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Gerhana bulan lengkap kedua tahun ini dapat dicatat oleh Asia, Australia, Eropa Tengah dan Timur dan Afrika. Fenomena ini jelas terlihat di Indonesia, terutama jika langit ringan. Waktu terbaik untuk mengamati itu adalah di malam hari sampai pagi ketika bulan terlihat merah dramatis dalam fase keseluruhan.

Untuk melihatnya, pilih tempat dengan langit gelap dan polusi cahaya minimal. Mata telanjang sudah cukup, tetapi penggunaan teropong atau teleskop memperkaya pengalaman itu.2. Eclipse Surya Parsial (21 September 2025)

Bagian dari gerhana matahari terlihat di Selandia Baru, Antartika dan Pasifik Selatan dengan cakupan terbaik hingga 76% di Selandia Baru.

Sementara fenomena ini tidak dapat diamati langsung dari Indonesia, tetap menarik untuk diikuti secara online atau dengan siaran kehidupan astronomi. Ingatlah tidak melihat matahari secara langsung tanpa perlindungan mata khusus. 3. Mandi meteor yang spektakuler (Juni-Fester)

Berikut ini adalah beberapa shower meteor penting yang telah terjadi setelah Juni. Pasidized (12 Agustus lugust 13 2025)

Fenomena ini dapat menghasilkan 100-150 meteor per jam dengan harga tertinggi. Berasal dari komet dat cepat dan terlihat di rasi bintang Perseus setelah tengah malam. Pengamatan terbaik dilakukan setelah bulan lingkungan di Dark Place.

Berasal dari halne comet dan beruang kira -kira. 23 meteor per jam. Mencari rasi bintang Orion di langit timur setelah tengah malam untuk melihat meteor yang memiliki tembakan cepat. Geminids (13-14 Desember. 20 Desember 2025)

Salah satu semprotan meteor yang paling mengesankan adalah menghasilkan hingga 120 meteor berwarna per jam. Pengamatan terbaik dilakukan di konstelasi Gemini setelah tengah malam, terutama karena langit gelap tanpa bulan.

Read More : BPOM Siap Panggil Doktif, Nikita Mirzani: Panggil Saya Juga Dong!

Produser kira -kira. 10 meteor per jam. Meskipun intensitasnya lebih rendah, meteor sering menciptakan bola api cerah di langit timur di depan fajar.

Untuk menikmati shower meteor, pilih lokasi terbuka dan gelap, biarkan mata Anda beradaptasi dengan gelap selama 20-30 menit sebelum mulai mengamati.4. Planet-Konjungsi dan Planet 26 Parade Juni 2025

Merkuri muncul di dekat bulan sabit di langit barat, melihat 20-30 menit sebelum tidak nyaman berakhir. Ditetapkan sebagai titik cahaya lemah dapat dinikmati dengan telanjang atau band-2025

Regula Crescent, Venus dan Star membentuk segitiga di langit timur kira -kira. 45 menit sebelum matahari terbit. Venus akan bersinar cerah dengan regulace yang menambahkan cahaya biru-putih. 5. Supermoon (7 Oktober, 5 November dan 4 Desember 2025)

Tiga Supermone mendekorasi langit pada akhir tahun ini, yaitu: 7 Oktober 2025

Harvest Moon, bulan purnama, dekat dengan titik balik musim gugur, terlihat lebih besar dan lebih cerah karena berada di titik terdekat di tanah. 5 November 2025

Beaver Moon, dinamai dari tradisi suku -suku Amerika asli muncul sebelum musim dingin.4 20 Desember 2025

Bulan dingin yang menandai kedatangan musim dingin di belahan bumi utara. Supermoon ini dapat dinikmati tanpa alat, terutama jika cuaca cerah dan pikiran cakrawala tidak diblokir.

Pada tahun 2025, sejumlah fenomena langit yang fantastis dari gerilyawan total yang dramatis menawarkan shower meteor yang menawan. Dengan persiapan yang tepat, Anda dapat menikmati keindahan alam semesta Indonesia atau bagian lain dunia.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *