Jakarta, Beritasatu.com – Ketua DPP Partai Demokrat Herman Heron mengimbau Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mengawal kerja Kabinet hingga masa jabatannya berakhir pada 20 Oktober 2024. Menurut German, Jokowi perlu memastikan kerja kabinet. Setiap kementerian bisa mencapai batas tertentu.

Read More : KPK Dukung Komitmen Prabowo-Gibran Perkuat Pemberantasan Korupsi

Kedepannya Pak Jokowi akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan karena ini merupakan kesempatan yang baik untuk melaksanakan seluruh program dan anggaran sesuai tujuan yang diinginkan setelah masa jabatannya berakhir, ujarnya. Herman dihubungi Beritasatu.com pada Selasa (18/6/2024).

Herman juga menyoroti beberapa program dan inisiatif pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin yang perlu mendapat perhatian Kabinet. Program-program tersebut adalah Pusat Pembangunan Nusantara (IKN), proyek strategis nasional, hilirisasi, dan penegakan hukum.

Menurut Jerman, kementerian dan lembaga terkait harus bekerja cepat dan efisien untuk memastikan tujuan tersebut tercapai sesuai rencana.

“Tujuan besarnya harus ditetapkan dengan benar. Pertama, pembangunan IKN, harus dilindungi dengan baik. Kedua, proyek-proyek strategis. Proyek-proyek ini harus dilindungi dengan baik agar bisa mencapai tujuan yang telah direncanakan sebelumnya. Ketiga, proses hilirisasinya.” Hal ini juga tergantung pada seberapa banyak kemajuan yang bisa Anda capai di hilir. Keempat, Pak Jokowi punya banyak pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan dalam 10 tahun pemerintahannya, kata German.

Menurut German, pemenuhan tugas masing-masing menteri harus menjadi perekat di antara keduanya. Namun dia mengingatkan para menteri untuk mengikuti visi dan misi Presiden Djokovic, bukan visi mereka sendiri.

Read More : Tanggapi Putusan Baleg DPR, Jokowi: Yang Disalahkan Tetap Tukang Kayu

โ€œDasar keputusan ini harus menjadi perekat bagi menteri-menteri lain untuk mencapai tujuannya berdasarkan visi dan tujuan presiden dalam koridor misi,โ€ tegas German.

Hermann juga memastikan Ketua Partai Demokrat Agus Harmurti Yudhoyono (AHY) yang kini menjabat Menteri ATR/BPN akan menjadi sasaran.

Termasuk Menteri ATR/BPN ingin mempercepat identifikasi daerah/kota yang kepemilikan tanahnya sah, pembebasan tanah atau permasalahan di IKN. Saya kira itu sudah dilakukan dan progresnya sangat bagus. Termasuk bagaimana cara pemusnahan tanah yang dimulai. Dia (AHY) mafia. Sejak dilantik, sejauh ini kemajuannya pesat,โ€ kata Herman.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *