Semarang, Beritasatu.com – Calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Andika Perkasa mengangkat isu pendidikan dalam debat pertama Pilgub Jawa Tengah yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah.
Read More : Imbas Banjir Grobogan, Rute 3 KA di Daop 8 Surabaya Dialihkan Lebih Jauh
Pada Rabu, 30/10/2024, Andika menjelaskan: “Angka demokrasi menunjukkan situasi membaik. Dari 7 menjadi 10 indikator mengalami penurunan, yaitu indeks pelayanan nasional, outlook negatif karena menurunnya penilaian integritas dan penurunan aktivitas.” .
Selain itu, Andika juga menyinggung soal pendidikan. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah di Jawa Tengah, termasuk permasalahan ketimpangan di bidang pendidikan yang dinilai sangat serius.
Ia menambahkan: “Hari ini, kami siap mengadakan debat di Dewan Reformasi Birokrasi, yang bertanggung jawab atas transparansi dan akuntabilitas yang lebih besar. Kami siap menerima kritik dan memberikan masukan untuk menyempurnakan gagasan tersebut jika kami mendapatkan mandat.”
Sementara calon gubernur nomor urut 2 Ahmad Lutfi mengklaim Jawa Tengah adalah miliknya. Bahkan Lutfi mendapat dukungan dari Jokowi dan Prabowo karena visi misinya sejalan dengan pemerintah pusat dan siap menguasai Indonesia Emas 2045.
Read More : Tragis! Turis Tewas Ditabrak dan Diinjak Gajah Afrika Selatan
“Jateng sudah bertahun-tahun kita di sini. Gus Yasin juga sudah lama di sini. Jateng milik kita. Kita siap jaga, Jateng stabil dibandingkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.