Jakarta, Beritasu Dot Com – Presiden AS (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan baru impor dengan Indonesia dengan Indonesia dan Indonesia harus menyadari dua faktor penting. 

Read More : Dari Marissa Haque hingga Dian Sastro, Ini Deretan Artis yang Pernah Jadi Dosen

Asosiasi Sekretaris -Jenderal (HIPMI) dari Perusahaan Muda Perusahaan Indonesia (HIPMI) mengatakan di Indonesia, biaya produksi lebih rendah daripada Amerika Serikat, yang dapat menyebabkan produk domestik meskipun tingkat lebih lanjut. 

“Namun, dua faktor perlu dipertimbangkan. Pertama, kemungkinan perang komersial yang meluas. Jika Amerika Serikat meningkatkan pertahanan, kemitraan komersial seperti Cina dan Uni Eropa dapat menanggapi kebijakan utara yang juga dapat mengganggu rantai pasokan Indonesia global,” kata Angavira pada hari Kamis 3/4/2025).

Faktor lain, Anggavira mengatakan bahwa Amerika Serikat telah mengubah metode konsumsi. Menurut mereka, kemungkinan perilaku pelanggan Amerika akan dihidupkan pada produk rumah.

“Kenaikan harga barang yang diimpor karena harga dapat mengubah perilaku konsumen AS yang dapat mengubah produk domestik mereka atau mencari alternatif dari negara -negara rendah,” kata Angwira.

Anggavir mengatakan bahwa meskipun Indonesia bukan tujuan utama dari biaya tinggi, HIPMI menilai bahwa konsekuensi strategis Donald Trump perlu dilihat dan perhatian harus diberikan melalui strategi yang matang. 

Menurutnya, kebijakan bea impor Trump mengacu pada banyak laporan yang berfokus pada negara -negara seperti Cina, Vietnam, Kanada dan Meksiko. 

“Namun, penerapan% tingkat impor untuk produk -produk Indonesia masih akan dipengaruhi oleh sektor ekspor nasional, terutama industri tekstil, alas kaki dan produk lain yang bergantung pada pasar AS,” simpul Angwira.

Read More : Biden Tidak Hadir dalam Pidato Penerimaan Harris pada Konvensi Demokrat

Diketahui bahwa Donald Trump, presiden Amerika Serikat, telah secara resmi mengeluarkan kebijakan tentang bea impor baru untuk banyak mitra bisnis di dunia, termasuk Indonesia, yang diperkenalkan 32%. Karena Indonesia telah berinvestasi begitu banyak dari Cina.

Trump mengatakan kebijakan barunya dalam sebuah wawancara di Washington DC Tarun Mavar Biely House setelah bendera AS. Dalam pidatonya, Trump menyebut “hari pembebasan”.

Indonesia dipengaruhi oleh tingginya tugas impor Trump karena memiliki investasi yang cukup besar dari Cina. Selain itu, Amerika Serikat mengklaim bahwa Indonesia diintegrasikan ke dalam rantai pasokan Tiongkok yang berkembang.

Trump menjelaskan: “Dalam bertahun -tahun, negara kita telah digunakan oleh berbagai negara, kolaborator dan lawan. Tingkat ini akan kembali mendapatkan Amerika Serikat,” Trump menjelaskan.

Secara khusus, bea masuk yang disimpan oleh Trump untuk Indonesia lebih tinggi dari India, Jepang, Uni Eropa, Brunei Darusalm dan Singapura. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *