Manado, Beritasatu.com – PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi (Samarat) memperpanjang penutupan operasional penerbangan hingga Senin (22/04/2024) pukul 12.00 akibat abu vulkanik Gunung Ruang di Kepulauan Sitaro di Kabupaten WITA, Utara Sulawesi (Sulut).
Read More : 1.561 Warga Kalbar Digigit Hewan Penular Rabies
Pada Minggu (21/04/2024), Antara dikutip: “Letusan Gunung Ruang akan terus berlanjut sehingga menyebabkan Bandara Samrat menghentikan sementara penerbangan dari dan ke Manado.”
โIya, penutupan sementara diperpanjang sampai besok,โ ujarnya.
Humas Bandara Sam Ratulangi Yanti Pramono mengatakan, hal tersebut belum dilakukan karena situasi dan kondisi yang belum layak untuk terbang.
โSemuanya yang melindungi aspek keselamatan penerbangan,โ ujarnya.
Pihaknya akan terus memberikan berita terkini mengenai status bandara tersebut.
Read More : Polda Jatim Temukan Fakta Baru di Balik Pengungkapan Video Syur Calon Model
Yanti menjelaskan, bahaya abu vulkanik tidak hanya abu saja, namun jika masuk ke dalam dapat merusak mesin pesawat dan membahayakan keselamatan penumpang.
Ia juga mengatakan mesin kedua pesawat terpaksa dimatikan untuk mencegah masuknya abu vulkanik, meski pesawat di-grounded.
Setelah aktivitas seismik meningkat, Gunung Ruang meletus mulai sore hari tanggal 16 April 2024. Pada hari itu, posisi gunung berubah sebanyak tiga kali dari normal menjadi waspada, waspada, dan waspada.