JAKARTA, BEMARTSATSU.COM – Kegiatan non -Yahudi dalam kelompok drive Haptoo mengatakan tidak ada jalan nasional di Indonesia pada tahun 2025 karena jumlah anggaran. Menurutnya, anggaran hanya disediakan di toko atau meningkatkan jalan.
Menurutnya, ini sulit untuk berhasil dengan sukses anggaran anggaran RPS di atap Rp 110,95 triliun menjadi Rp 50,48 triliun. Untuk anggaran anggaran tidak akan sepenuhnya pada semua program, termasuk membangun jalan baru.
“Sementara uang kami sendirian situs, tidak ada negara tambahan pada tahun 2022,” anapher untuk makan di depan pada hari Jumat (26-212/2025) di sebuah konvensi di layanan publik, Jakarta.
Selain itu, menteri Edy menjelaskan bahwa target status jalan nasional adalah 90%. Anggaran yang disediakan oleh Kementerian Layanan bekerja untuk melindungi jalan hanya dengan enam bulan.
“Jalan roothing tetap ada, tetapi karena kami memiliki anggaran, ketika kami hanya memiliki anggaran 6 bulan. Kemudian kami harus melihat, karena kekhawatiran saya seperti seluruh dunia berada di 90%,” tambah.
Read More : MK Terima 150 Lebih Permohonan Gugatan Pilkada 2024, Termasuk dari Vicky Prasetyo
Menurutnya, menjaga itu sangat penting untuk memastikan bahwa jalan yang ada telah terlibat di desa dan tidak mempengaruhi sumber daya material. “Kita harus melakukan bahwa keadaan dunia tidak jatuh (ok),” kata gembala.
“Harapan saya adalah bahwa jalan setempat juga diterima, jika dapat diterima di jalan -jalan kecil, yang menyelesaikan ‘penyelesaian PU Kemantender.