KUDUS, BERITASATU.COM – 20 Kambing di Kudus, Java Central meninggal karena cuaca sulit ditemukan makanan. Akibatnya, petani juga menderita kehilangan sepuluh juta.

Read More : Timnas Indonesia Lawan Australia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, Fitri Carlina: Kami Siap Merahkan Stadion GBK!

Tidak ada banjir tanpa pemukiman yang tidak pernah mempengaruhi ternak, regensi mujob, Java Central. Kambing mereka mati mendadak.

Noor, kata seorang peternak setelah banjir baru -baru ini, yang telah membuat banyak kambing di daerahnya.

Semua kambing tiba -tiba meninggal karena Kudus di Kudus pada minggu lalu, dengan lebih dari 20 ekor dicatat oleh ekor.

Di utara utara Karanganyar, dia berkata, “Ya, saya tidak ingin makan,” 2/25).

Read More : Sebelum Dibunuh, Sandy Permana Ingin Syuting Sinetron Terbaru

Menurutnya, faktor iklim dan kesulitan dalam menemukan makanan hewani karena banjir menjadi salah satu penyebab kambing di Kudus.

Karena kematian mendadak di Kudus karena cuaca dan banjir, peternak kehilangan semua perkiraan RP. Sejauh ini, banjir juga direndam di sekitar tujuh desa yang tersebar di tiga tempat di Regcs Kudus. Prinsip pertama komunitas banjir masih sulit dibuat. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *