Klungkung, Beritasatu.com – Pada Minggu (12/1/2025), tebing setinggi 50 meter runtuh dan memutus jalan antara Desa Tusan dan Tulipup di Bali antara Kabupaten Klungkung dan Gianyar, Bali.
Read More : Arus Balik Libur Nataru di Terminal Kampung Rambutan Melonjak 300 Persen Dibanding Tahun Lalu
Longsor terjadi sekitar pukul 10.30 dini hari WITA akibat hujan deras yang mengguyur selama dua hari berturut-turut sejak Sabtu (11/1/2025). Longsor dan serpihan pohon menutupi jalan yang menghubungkan Kecamatan Banjarangkan, Klong Kong, hingga Gianyar, Bali.
Kapolsek Banjarangkan, Klongkang AKP I Med Sutika mengatakan, pihaknya bersama pihak terkait lainnya berupaya membersihkan puing-puing yang menghalangi jalan di Desa Tusan.
AKP mengatakan, “Kami bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Departemen Pekerjaan Umum (PU) sedang membersihkan pohon-pohon tumbang dan menyemprot jalan akibat longsor yang deras.” untuk melakukannya.” Saat Sutika menemui longsor di perbatasan Klungkung-Gianyar Beritasatu.com.
Pembersihan sisa lahan tersebut dilakukan atas kerja sama masyarakat dan pengguna jalan dan dalam waktu 3,5 jam tepat pukul 14.00 WITA akses jalan yang menghubungkan kedua kabupaten tersebut dapat dilalui kendaraan.
Read More : Donald Trump Ternyata Pernah Kasmaran dengan Putri Diana
Meski dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam longsor di sepanjang perbatasan Klong Kong-Gianyar, pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam beraktivitas dan berkendara, terutama saat musim hujan.