Jakarta, Beritasatu.com – Saat musim kemarau tiba, umat Islam selalu diimbau untuk mengingat risalah Nabi SAW. Nabi Muhammad (saw) memerintahkan umatnya untuk berdoa memohon hujan saat kemarau berkepanjangan.

Read More : Pemerintah Siapkan 4.000 Rumah Bersubsidi untuk ASN

Di bawah ini adalah doa meminta hujan.

“Allahumma hawalaina wa la alaina”.

Artinya: “Ya Allah, turunkan hujan di sekitar kami (dan jangan hancurkan hujan itu).”

Doa ini bersumber dari hadis riwayat Imam Bukhari. Diriwayatkan bahwa orang-orang datang kepada Nabi dengan keluhan panas yang menyengat. Mereka meminta Nabi berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar turun hujan. Nabi mengabulkan permintaan umat dan para sahabat. Jadi dia berdoa dan segera turun hujan.

Sayangnya, hujan turun deras, pemukiman warga hancur, pohon ditebang, bahkan hewan pun jatuh sakit. Karena kejadian itu, para sahabat mengadu kepada Rasulullah lalu berdoa kepada Nabi kita Muhammad (SAW) seperti dalam hadis di atas.

Dalam riwayat lain Imam Bukhari, Nabi berdoa:

Read More : Waketum Ungkap Detik-detik Pengunduran Diri Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar

“Allahumma Shaiban Nafian”.

Artinya, “Ya Allah, turunkanlah kami hujan yang bermanfaat.”

Umat ​​Islam biasanya mengucapkan doa ini ketika hujan turun. Oleh karena itu, hal-hal yang diajarkan nabi kita melalui doa merupakan bukti ketaatan seorang hamba. Jika seseorang tidak berhenti berdoa dan memperbaiki sikapnya terhadap alam, maka hujan akan membawa berkah bagi manusia. berusaha dan berdoa.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *