Batavia, Beritasatu.com – Pemerintah China mengaku akan mewaspadai kemungkinan kenaikan tarif impor produk asal negeri bambu penutup Indonesia.
Read More : Zarof Ricar Ditangkap di Bali, Kejati: Diamankan Tadi Pagi
“Tiongkok menyadari kemungkinan mempertahankan tindakan tarif yang akan dikenakan Indonesia pada produk tertentu dan akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan perusahaan Tiongkok,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian pada konferensi di Beijing, Tiongkok, dilaporkan melalui Antara, Minggu (14/7/2024).
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengisyaratkan bakal mengenakan bea masuk, bahkan hingga 200%, terhadap barang asal China.
Meski demikian, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan rencana Indonesia menerapkan rencana pengenaan bea masuk hingga 200% pada produk tekstil bukan bermaksud menyasar beberapa negara, khususnya China.
“Secara khusus kami memperhatikan pernyataan Menteri Koordinator Luhut dan Menteri Zulkifli Hasan mengenai rencana Indonesia untuk mengenakan tarif terhadap impor Tiongkok, bahwa meskipun tarif dikenakan, tarif tersebut berlaku untuk semua negara dan tidak berdampak pada satu negara tertentu, khususnya. Cina.” kata Lin Jian.
Lin Jian mengatakan baik Tiongkok maupun Indonesia mendapat manfaat dari kerja sama kedua negara.
Read More : Komika Arafah Rianti Dilabrak 5 Orang Laki-laki Akibat Parkir Mobil, Warganet: Wajar
“Kedua negara dengan tegas mendukung perdagangan bebas, menolak proteksionisme, dan berkomitmen terhadap pertumbuhan kerja sama perdagangan dan investasi bilateral yang sehat dan stabil,” tambah Lin Jian.
Tiongkok, menurut Lin Jian, siap bekerja sama dengan Indonesia secara saling menguntungkan untuk meningkatkan perdagangan bilateral dan kerja sama ekonomi serta mencapai perdagangan yang kuat, seimbang, inklusif, dan berkelanjutan.
“Kami juga ingin bekerja sama dengan Indonesia untuk bersama-sama mendukung perdagangan internasional yang bebas dan terbuka,” pungkas Lin Jian.