New York, Beritasatu.com – Paulette Thompson, istri mendiang Brian Thompson, CEO UnitedHealthcare yang ditembak mati, mengungkapkan bahwa suaminya mendapat ancaman dari beberapa klien sebelum penembakan tragis yang merenggut nyawanya.
Read More : Israel Setujui Gencatan Senjata Usulan Trump, Iran Belum Respons
Brian Thompson (50), CEO UnitedHealthcare, terbunuh Rabu dini hari (4/12/2024) waktu AS di luar Hotel Hilton di Midtown Manhattan, New York, saat ia sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan seorang investor di perusahaan tersebut. konferensi.
“Saya tidak tahu persis siapa orangnya,” kata Paulette Thompson usai kejadian. “Namun, Brian pernah bercerita kepada saya bahwa ada beberapa klien yang mengancamnya, marah karena klaim asuransi yang belum dibayar.”
Dalam pernyataannya yang emosional, Paulette mengenang suaminya sebagai sosok yang penyayang dan berdedikasi.
“Keluarga kami sedih mengetahui bahwa Brian dibunuh secara tidak wajar. Dia adalah orang yang penuh kasih, murah hati, dan berbakat yang selalu mengutamakan orang-orang di sekitarnya. “Yang terpenting, Brian adalah ayah yang berbakti kepada kedua anak kami,” ujarnya.
Read More : Mesir Usul Gencatan Senjata di Gaza untuk Pertukaran Sandera Israel dan Palestina
Ia juga meminta agar privasi keluarga dihormati di masa sulit ini.
Brian Thompson, CEO UnitedHealthcare, terbunuh beberapa menit sebelum dia dijadwalkan untuk berpidato di konferensi investor perusahaan pada pukul 8:00 pagi di Hotel Hilton. Dia telah menjadi CEO UnitedHealthcare sejak 2021.