Jakarta Barat, Beritasatu.com – Usai menerima Penghargaan Kapolri, calon Sersan (Sasis) Polri Satrio Muhti yang menjadi korban perampokan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kini mendapat Penghargaan Sepeda Motor. Kapolda Metro Jaya, Irjen Paul Carioto.

Read More : Alasan Bagus Saputra Cerai 9 Tahun Lalu dan Kini Jadi Suami Barbie Kumalasari

โ€œSaya serahkan amanah Kapolda Metro Jaya dengan bantuan satu unit sepeda motor untuk membantu masyarakat yang peduli dengan kasus ini. โ€œSeperti diketahui, kasus pencurian ini menjadi keprihatinan kita bersama,โ€ kata Kapolres Jakarta Barat Kompol Syahdudi, Senin (20/05/2024).

Satrio pun senang dengan pemberian sepeda motor tersebut, tak menyangka akan mendapat perhatian dari Kapolda Metro Jaya. Satrio mengaku mendapat kabar tersebut saat tiba di RSUD Tarakan untuk memeriksakan tangannya.

Saya tidak bisa berkata-kata selain mengucapkan terima kasih kepada Kapolri, Kapolda Metro Jaya, dan Kapolres Jakarta Barat yang telah memberikan sepeda motor tersebut kepada saya, kata Satrio.

Satrio sebelumnya mendapat penghargaan dari Kapolri Jenderal Listo Sigit Prabow berupa akses jalan khusus bagi anggota Polri.

Praktisi karate Inkai ini menjadi korban perampokan di Jalan Arjuna, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Saat itu, korban dikabarkan sedang mengikuti tes psikologi di sekolahnya untuk calon sersan polisi negara.

Read More : Hansi Flick Merinding Lihat Sambutan Fan Barcelona untuk Gavi Setelah Pulih dari Cedera

Selain kehilangan sepeda motor dan telepon genggamnya, Satrio juga mengalami luka akibat senjata tajam hingga jari tangannya patah. Akibat situasi tersebut, cita-cita Satri untuk menjadi polisi kandas karena jari-jarinya sudah tidak sempurna lagi.

Namun berkat kegigihannya, Kapolri Jenderal Listo Sigit Prabowo menghadiahinya dengan menerima Satria menjadi anggota Polri melalui jalur khusus.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *