Jakarta, Beritasatu.com – Iran melancarkan serangan udara ke Tel Aviv, Israel pada Minggu (1/10/2024 waktu setempat) dengan rudal. Rudal apa yang digunakan Iran untuk menyerang?
Read More : Seusai Retret, Prabowo Bakal Hadiri Puncak Hari Sumpah Pemuda di TMII
Seperti diketahui, beberapa roket Iran jatuh di beberapa tempat di kawasan Tel Aviv Israel. Tindakan ini menimbulkan kekhawatiran di Israel. Lantas, jenis mesin apa yang dimiliki dan digunakan Iran untuk menyerang Israel?
Iran memiliki beberapa jenis rudal yang berfungsi sebagai rudal balistik, rudal jelajah, dan sistem pertahanan udara. Berikut jenis mobil utama yang tersedia di Iran:
1. Rudal Rudal jelajah Iran disebut rudal Sumar. Rudal ini dirancang untuk terbang di darat dari jarak 2000 hingga 3000 kilometer. Rudal jelajah ini mirip dengan rudal antipesawat Kh-55 yang diklaim Iran dan diproduksi di Uni Soviet (sekarang Rusia).
Rudal balistik generasi berikutnya Iran disebut rudal Khoveise. Rudal ini dirancang untuk jangkauan 1.350 km, seperti yang ditunjukkan Iran pada tahun 2019. Rudal Hoveyze dikembangkan oleh Iran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan rudal balistik negaranya. Rudal Balistik Iran memproduksi serangkaian rudal balistik yang dikenal dengan seri Shahab. Seri Shahab terdiri dari Shahab-1, Shahab-2, Shahab-3, Sejil, Ghadr, Emad dan Fateh. Rudal balistik ini dirancang untuk jangkauan sekitar 300 km untuk Shahab-1 dan 500 km untuk Shahab-2.
Rudal Shahab-3 merupakan rudal balistik jarak menengah dengan jangkauan 1.000 hingga 2.000 km. Rudal Shahab-3 merupakan salah satu rudal terpopuler Iran dan dikembangkan dari teknologi rudal Nodong milik Korea Utara.
3. Rudal pertahanan udara Rudal yang digunakan sebagai sistem pertahanan udara disebut rudal Bavar-373. Sistem pertahanan udara buatan Iran dikatakan mirip dengan sistem S-300 Rusia dan dapat meluncurkan rudal permukaan ke udara dengan jangkauan hingga 200 kilometer.
Rudal lain yang berfungsi sebagai sistem pertahanan udara Iran adalah Khordad 3. Rudal ini merupakan bagian dari sistem pertahanan udara. Rudal ini mampu menembakkan rudal permukaan ke udara pada jarak hingga 100 km. Ini adalah sistem yang digunakan Iran untuk menembak jatuh drone Global Hawk AS pada tahun 2019.
Read More : Laga Indonesia vs Australia, Ini Prediksi Skor Billy Syahputra
4. Rudal anti kapal Iran telah mengembangkan beberapa jenis rudal anti kapal. Misalnya rudal anti kapal Nur yang merupakan rudal anti kapal dengan jangkauan 120-200 kilometer yang dikembangkan dari rudal S-802 buatan China.
Disebut Kader, rudal anti kapal tersebut merupakan rudal anti kapal dan memiliki jangkauan sekitar 300 km dari Beam. Rudal ini lebih ringan dan mampu menyerang kapal permukaan.
Kemudian rudal Nasr dikembangkan sebagai rudal anti kapal dengan jangkauan 30-35 km. Rudal ini digunakan oleh Angkatan Laut Iran.
5. Rudal Biasa Ada banyak jenis rudal Iran lainnya yang umum. Misalnya, rudal “Zolfagar” adalah rudal balistik jarak pendek dengan jangkauan sekitar 700 kilometer. Rudal “Zolfagar” digunakan Iran untuk menyerang posisi ISIS di Suriah.
Lalu ada tembakan bernama Dezful. Rudal ini merupakan versi yang jauh lebih ringan dari rudal Zolfagar dan memiliki jangkauan sekitar 1000 km.