Jakarta, Beritasatu.com – Produsen kendaraan listrik asal China, Aion, sedang mengembangkan kendaraan serba guna (MPV) yang dirancang khusus untuk konsumen Indonesia. Pabrikan asal China, BYD, mendapatkan pesaing baru di segmen MPV.

Read More : 12 Penumpang Gran Max Tewas di Tol Cikampek, Berapa Sebetulnya Kapasitas Maksimalnya?

CEO AION Andry Ciu mengatakan kehadiran model dengan tiga baris kursi atau model tujuh kursi di Indonesia merupakan suatu keharusan. Pasalnya, sebagian besar konsumen Indonesia menginginkan mobil yang cukup besar untuk membawa keluarganya.

Jika perusahaan ingin berbisnis di Indonesia, maka diperlukan mobil tiga baris, kata Antara, Minggu (29/9/2024).

Diakui Andry, Aion juga akan memperkenalkan MPV tujuh tempat duduk di waktu yang tepat nanti, dan memang didesain khusus untuk Indonesia.

Namun, Aion belum memastikan model mobil keluarga tersebut akan berbasis pada kendaraan listrik seperti model Aion saat ini atau area lain seperti mobil hybrid.

Andry juga belum bisa membeberkan kapan mobil tersebut akan resmi diluncurkan di Indonesia. Namun, ia mengungkapkan model tersebut akan masuk dalam jajaran mobil Aion yang diproduksi dalam negeri.

Hingga saat ini, total mobil baru yang masuk ke Indonesia pada Juni 2024 masih dalam bentuk impor atau full built (CBU) dari negara asalnya, China.

Read More : Pemerintah Terus Dorong Pengembangan Pariwisata Indonesia sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Namun, Aion menargetkan akan segera merakit seluruh modelnya, termasuk MPV, secara lokal di pabriknya di Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai kuartal pertama tahun 2025.

“Iya (model MPV) sedang dalam pipeline. Produksi lokal juga,” ujarnya.

Sejauh ini AION telah memperkenalkan tiga mobil listrik di Indonesia, yakni Y Plus, ES, dan Hyptec HT.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *