Jakarta, Beritasatu.com – BYD membuka museum New Energy Vehicle (NEV) pertama di China pada Kamis (24/10/2024). Museum bernama “Di Space” di Zhengzhou ini menggabungkan aspek budaya mobil, desain, dan teknologi dalam satu tempat.

Read More : Top 5 News: Keakraban Jokowi dan Puan hingga Rumah Pegi Perong Digeledah

Melansir Car News China, Jumat (25/10/2024), langkah tersebut merupakan bagian dari strategi BYD untuk memperkuat keterlibatan langsung merek dan membangun hubungan dengan komunitas lokal.

Terletak di kawasan komersial utama Zhengzhou, Henan, Di Space menempati area seluas sekitar 15.000 meter persegi di empat lantai. Terdapat lebih dari 300 objek pameran yang tersedia di museum ini.

Setiap lantai menyajikan pendekatan yang berbeda. Lantai pertama mengeksplorasi perkembangan industri NEV Tiongkok, lantai kedua memamerkan proses manufaktur dan teknik produksi mobil, dan lantai ketiga memamerkan teknologi unggulan BYD seperti Battery Blade dan teknologi DM-i generasi kelima. Lantai atas menawarkan ruang interaktif.

Read More : 4 WNI Korban Penembakan Masih Tertahan di Malaysia, 2 Orang Kritis

Perusahaan manufaktur baterai CATL juga mengambil langkah serupa dengan meluncurkan CATL New Energy Plaza di Chengdu. Lebih dari 100 model kendaraan yang menggunakan baterai CATL dipamerkan. Ruang acara memungkinkan pengunjung untuk belajar tentang teknologi baterai sambil melihat berbagai merek NEV di satu tempat.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *