Kutai Kartanegare, Berasatu.com-Kutai Kartanegara mengakui bahwa ia tidak menerima undangan untuk bertemu Choo Kyo Vootho dengan Kalimantan setempat. Ada apa?

Read More : Sidang Kasus Emas Antam, Ahli dari BPK Beberkan Kerugian Negara Akibat Tindakan Budi Said

Faktanya, Kabupaten Kutai Kartanegary adalah salah satu daerah yang berhubungan dengan Kota ICN, sementara beberapa daerah termasuk dalam zona pengembangan tinta.

ក្នុងដំណើរទស្សនកិច្ចទៅកាន់ប្រទេសឥណ្ឌូនលោកប្រធានាធិបតីចូកូវីបានអញ្ជើញអភិបាលខេត្តលោក Kalimantan Akmal Mas’ud អភិបាលក្រុង Saminda Andi Harun និង Revu Marbun Marbun Marbun Marbun Marbun Marbun Marbun Marbun Marbun Marbun Marbun Marbun។

Ketika dia mengkonfirmasi, Edi Damansyah mengakui bahwa dia tidak tahu penyebabnya tidak diundang.

Dia mengatakan pada saat yang sama, dia fokus mengunjungi masyarakat di wilayah di atas di daerah Kutai Kartanegare untuk memantau implementasi program intervensi saham ini, prioritas pemerintahannya.

Edi Damansyah pada hari Rabu (31/07/20224/20224) berkata, “Saya tidak menonton, saya dalam waktu yang lama di desa di desa.

Read More : Remaja Pembawa Gepokan Uang Palsu di Bekasi Masih Berstatus Saksi

Ketika ditanya apakah ketidakhadirannya terkait dengan minyak politik, dengan mengatakan Edi Damansyah, dari Demokrat Indonesia (PDIP), ia mengklaim bahwa ia tidak mengetahuinya.

Bahkan, Edi Damansyah bercanda di “Kroco Level” dan menunggu perintah untuk memenuhi tugasnya.

“Dosis kami masih Kroo, kami menunggu perintah kami untuk melakukannya,” pungkasnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *