JAKARTA, BERITASA.COM – Buaya Muara muncul pada hari Minggu pada hari Minggu dan Negara Bagian Kakarta di Penjringas, Pantai Indah Kapuki di Sungai Cenggareng (26.02.2025). Buaya dengan dimensi lebih dari dua meter menarik perhatian penduduk setempat dan menjadi viral di media sosial.
Read More : Hot Topic! 3 Poin Kunci Kritik Pedas Obama Untuk Donald Trump, Konflik Global Memanas!
Dalam film yang bersirkulasi, mulut mulut muncul di permukaan sungai di siang hari. Keberadaan gadu liar ini berarti bahwa mereka berkumpul dan terdaftar dengan ponsel.
Menurut pemantauan Beritasa.com, buaya diduga muncul di permukaan sungai di beberapa tempat, termasuk di bawah jembatan. Buaya dengan fitur gaya coklat dan tambalan hitam terkadang ditunjukkan, terutama di siang hari.
Menurut Lukman (40), pejabat Unit Pengelolaan Limbah Badan Air (UPS), penampilan buaya di daerah tersebut bukanlah hal baru. Lukman mengatakan beberapa buaya dengan ukuran yang berbeda sering terlihat di sekitar aliran sungai.
“Ini kecil, mereka besar. Ada empat dari mereka, mereka tidak semua. Jika ukurannya lebih dari dua meter,” kata Lukman pada hari Senin (27.02.2025).
Lukman curiga bahwa buaya mulut muncul di permukaan yang terbenam di bawah sinar matahari. Meskipun Gadu terbiasa melihat, Lukman mengatakan dia masih takut dengan risiko komunikasi langsung dengan buaya selama pekerjaannya.
Read More : Harga Bitcoin Kembali Naik di Tengah Prospek Cerah 2025
“Takut, tapi selama kita tidak repot -repot, itu normal. Itu hanya terkejut (aku takut) ketika aku berpikir,” kata Lukman.
Penampilan buaya di mulut Sungai Cengkareng diduga karena arus terletak di perbatasan antara sungai dan laut di daerah yang panjang. Meskipun tidak ada laporan serangan buaya, keberadaan reptil ini dalam bahaya bagi masyarakat sekitar.