Jakarta, Beritasatu.com – Untuk menjamin keberlangsungan usaha, BTPN Syariah kini lebih mengutamakan pendanaan masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, BTPN Syahriah juga memperkuat program pendampingan untuk menanamkan empat kualitas nasabah yang lebih baik yaitu Tekun, Disiplin, Kerja Keras dan Persatuan (BDKS) agar sektor ultra mikro mampu bertahan dalam segala kondisi.
Read More : Wujudkan Transportasi Ramah Lingkungan, Pemerintah Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik
Direktur BTPN Syariah Arief Ismail mengatakan BTPN Syariah berupaya menjaga kualitas dengan memilih alokasi keuangan secara cermat. Selain itu, pihak juga memperkuat dukungan kepada nasabah untuk menciptakan perilaku berkualitas.
Arif Ismail secara terbuka mengatakan pada Selasa (27/8/2024): “Insya Allah langkah ini akan menjaga kualitas kerja dan melanjutkan pertumbuhan bank yang berkelanjutan.”
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepuasan nasabah, BTPN Syariah mengucapkan terima kasih kepada 10 pusat inspirasi atas kerja samanya dalam mengembangkan BDKS melalui proyek One Flight Umroh. Selain itu, pelanggan yang terus berkembang dan menginspirasi berkesempatan mendapatkan dukungan kuat dari para pelajar melalui Program Sahabat Indonesia (Memperkuat Bersama).
Read More : Brooklyn dan Nicola Absen di Ultah David Beckham karena Wanita Ini?
Pada akhir Juni 2024, BTPN Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp552 miliar dan total rasio pendanaan sebesar Rp10,44 triliun. Kinerja keuangan bank juga sehat terlihat dari ROA sebesar 6,6% dan CAR sebesar 50,1%.