Samarinda, Beritasatu.com – Di Samarinda, Kalimantan Timur, seorang anak perempuan berusia 4 tahun ditemukan tewas setelah terpeleset dan terseret arus sungai.
Read More : Kesal Motornya Digadaikan, Pria Bacok Teman hingga Tewas di Gunung Putri
Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (28//2024) sekitar pukul 17.00 Wita di salah satu anak sungai di Jalan Muhammad Said, Desa Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjan.
Peristiwa itu terjadi saat korban C sedang bermain di bantaran sungai bersama saudaranya. Korban yang sedang bermain melempar batu ke sungai diperingatkan warga agar menjauhi bantaran sungai.
Sadar korban terseret arus, beberapa warga langsung terjun ke sungai untuk mencarinya. Namun usaha mereka tidak berhasil dan mereka melapor ke polisi.
Warga bersama relawan dan petugas polisi terus melakukan pencarian. Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih satu jam, korban ditemukan 500 meter dari TKP, di sebuah tempat bernama Gang Melati.
Read More : Pengunjung Semesta Berpesta di Cirebon Bisa Cek Kesehatan Gratis
“Tita ditemukan di Gang Melati, jaraknya 500 meter. Arusnya cukup deras,” kata Andre, Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Desa Lok Bahu.
Jenazah anak korban banjir Samarinda dipindahkan ke pemakaman tak jauh dari lokasi kejadian untuk dimakamkan. Rencananya, jenazah akan dimakamkan setelah dilakukan otopsi oleh tim Polresta Samarinda.