JAKARTA, Beritasatu.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga yang berada di wilayah 7 kilometer (Km) dari Ruang Peak untuk mengungsi dan meninggalkan wilayahnya. Gunung Ruang terletak di Pulau Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara (Sulut).

Read More : Sri Mulyani Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Berujung PHK Honorer

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengatakan hal ini tergantung penilaian kerja dan dampak letusan Gunung Rouen yang masih meletus pada Selasa (30/4/2024).

Letusan pijar menyebabkan BNPB memperluas atau memperbesar radius puncak yang harus dipindahkan oleh masyarakat menjadi 7 kilometer, ujarnya dalam jumpa pers mengenai kondisi vulkanik saat ini. gunung berapi.

Abdelmohari menjelaskan perluasan radius tersebut merupakan pertanda situasi saat ini, yang dimulai dua minggu lalu dengan tahap pertama tanggap darurat letusan gunung berapi Rouen dan berakhir pada 29 April terhenti, namun naik ke peringkat keempat pada bulan April. 30-01-2024 WIB.

“Itu berarti kita harus meninggalkan tempat-tempat yang sebelumnya kosong dan orang-orang mulai kembali,” katanya.

Jadi kalau dilihat dari sifat dampak erupsi yang terjadi tadi pagi hingga pagi tadi, berbeda dengan erupsi dua pekan lalu. Kini, hari ini harus dievakuasi sejauh tujuh kilometer, ” dia menambahkan.

Read More : Menkeu Sri Mulyani Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2024 Capai 5,1 Persen

Sebelumnya, Gunung Luang di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, kembali meletus pada 35 Februari. Status ini berarti gunung tersebut telah dinaikkan ke level waspada (Level IV).

Direktur PGA Ruang Post Julius Ramopolii mengatakan, meski ketinggian abu tidak terpantau saat letusan, namun peristiwa tersebut tercatat dalam catatan seismik dengan amplitudo hingga 55 mm dan durasi kurang lebih ±10 menit.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *