Jakarta, Beritasatu.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI dan anak perusahaan melaporkan laba bersih sebesar Rp 16,3 triliun pada kuartal III 2024, dibandingkan kuartal III tahun lalu ke 2023. Perbaikan pendapatan bunga bersih dan pendapatan non bunga akan mendongkrak profitabilitas perseroan.
Read More : Ekonom Nilai Dualisme Pemimpin Kadin Indonesia Membingungkan Calon Investor
Direktur Utama BNI (BBNI) Raik Tomilar mengatakan perolehan laba bersih sebesar Rp 16,3 triliun juga terbantu dengan menjaga kualitas aset yang baik. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada tahun ini terutama bersumber dari peningkatan tabungan ritel, sejalan dengan rencana transformasi struktur keuangan, kata Raik dalam “Hasil Kuartal III BNI 2024 ” siaran pers. kata Konferensi di Jakarta tersebut dilansir Jumat (25 Oktober 2024).
Hal ini berdampak pada membaiknya biaya dana BNI yang tercermin pada rasio Net Interest Margin (NIM) pada Q3 2024. Pertumbuhan ini didukung oleh inisiatif terstruktur yang dilakukan perusahaan, antara lain mobile app terbaru Wonder Digital BNI dan transformasi jaringan cabang dengan fokus pada budaya penjualan.
Selain itu, pertumbuhan laba bersih BNI diuntungkan oleh alokasi kredit sebesar 735 triliun rupiah, meningkat 9,5% year-on-year. Rata-rata pertumbuhan kredit BNI terutama berasal dari sektor korporasi dan sektor berisiko rendah. “Fokus perubahan kami tahun ini adalah memperbaiki struktur Republik Demokratik Korea, dan kami berharap dapat melakukan lebih baik lagi dalam mendiversifikasi sumber pendanaan di masa depan,” kata Rook.
Dari sisi dana, simpanan yang dihimpun BNI mencapai Rp769,7 triliun, meningkat 3% dibandingkan tahun lalu, dengan dana murah (Current Account Saving Account/CASA) meningkat 5,5% year-on-year 5,4119 meningkat menjadi juta. Pada bulan September 2024. miliar rupiah Indonesia.
Read More : Whoosh Angkut 222.309 Penumpang Selama Lebaran 2024
Aset BNI juga mencapai Rp 1.068 triliun pada kuartal III 2024, meningkat 5,8% dibandingkan kuartal III 2023.