Jakarta, Beritasatu.com- Bank Indonesia (BI) mencatat pendapatan investor asing dari pasar keuangan domestik mencapai Rp 2,49 triliun pada periode 2-5 September 2024.
Read More : Sesi Siang Perdagangan Selasa 28 Mei 2024, IHSG Bertambah 81 Poin
Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan jumlah tersebut meliputi penanaman modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 2,65 triliun dan pasar saham Rp 2,24 triliun, serta arus keluar modal asing pada Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI). ) Rp 7,38 triliun.
“Sejak 1 Januari 2024 hingga 5 September 2024, modal asing yang masuk ke pasar sebesar Rp28,8 triliun, di pasar SBN Rp11,15 triliun, dan di SRBI Rp186,92 triliun,” ujarnya di Jakarta, Jumat (6/ 9). /2024) dilansir Antara.
Pada semester II 2024, berdasarkan informasi penyelesaian 5 September 2024, modal asing SRBI sebesar Rp56,57 triliun, operasional SBN Rp45,11 triliun, dan pasar saham Rp28,46 triliun.
Selain itu, premi risiko investasi 5 tahun atau credit default swaps (CDS) Indonesia per 5 September 2024 sebesar 68,92 basis poin (bps), meningkat dibandingkan 30 Agustus 2024 sebesar 66,21 bps.
Read More : Mengekor Mata Uang Asia, Rupiah Tertekan pada Awal Perdagangan Senin 29 April 2024
Sedangkan pada penutupan perdagangan Jumat (06-09-2024), rupiah menguat 23 poin atau 0,15% menjadi Rp 15.378 per dolar AS dari sebelumnya Rp.
Suku bunga SBN Indonesia tenor 10 tahun turun menjadi 6,59%. Sementara itu, imbal hasil (yield) Treasury AS tenor 10-tahun turun menjadi 3,727%.