Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Sumoton, Thailand, pada hari Sabtu (17.07.2025) berangkat ke Pangkalan Angkatan Udara Halima Pardonax, Jakarta di malam hari ke Bangkok. Kepergian kemajuan dalam konteks kunjungan kunjungan untuk bertemu Thailand Maha Wajiirlong Korn dan Perdana Menteri Kavip Ongatar Shinovat.
Read More : Agenda Prabowo setelah Dilantik Jadi Presiden, Pisah Sambut di Istana Merdeka hingga Kunjungi Pesta Rakyat
Selama kunjungan Presiden Vibov, Menteri Luar Negeri Sudzian dan Sekretaris Teddy Indra Vijay.
Presiden Presiden Sekretariat Yusuf, dengan nomor pendaftaran PC-GP, wakil pers dan media, menciptakan pesawat presiden, yang mengirim kelompok presiden ke 18,50 WIB.
โPresiden berencana untuk mengadakan sidang resmi dengan Raja Thailand Maha Wajirlong.
Yusuf menjelaskan bahwa perjalanan resmi ini mencerminkan komitmen presiden untuk memperkuat kerja sama strategis Indonesia dengan negara -negara tetangga Asia Tenggara, terutama di Thailand, yang merupakan mitra penting.
Kunjungan negara dijadwalkan untuk hari Minggu (18.05.2025), dan presiden akan kembali ke rumah segera setelah agenda selesai.
SEJUMALAH PAJABAT TINGI MILITOR DAN CAPOLISIAN TURUTE MELASS CABRERGAKATAN PRESIDEN DE LANYUD HALIM PARDANAKUSUMA, ANTARA LANE PANGADAM JAYA MAJEN MAJEN MAJEN RAFAEL GRANADA OLEH, KAP POLDA MATRO JAY DIBURKAN ARVIN SUGIANDI.
Read More : Daftar 15 Segmen Megathrust di Indonesia, Simpan Potensi Gempa hingga Magnitudo 9,2
Dokumentasi yang didistribusikan oleh Sekretariat Presiden, bahwa Presiden Kemajuan telah meninggalkan kendaraan resmi ke Mung Garuda dan naik tangga pesawat meskipun cuaca hangat. Butuh waktu untuk menelepon satu halo, para petugas hadir, dan kepergian mereka dirilis.
Sebelum pergi ke Thailand, presiden Dobrova menyampaikan pidato pada Sabtu sore di Kongres IV PP Tider selama sekitar 30 menit.
Thailand menjadi arah asing lain yang dikunjungi presiden minggu ini. Sebelumnya, pada hari Rabu (14.05.2025), ia mengunjungi Brunei Dousseles. Dalam dua perjalanan ini, presiden Dobrova dengan kelompok terbatas yang sama, yaitu Menteri Urusan Eksternal Sudzian dan Sescab Teddy.