Solo, Beritasatu.com – Mantan Perdana Menteri Malaysia (PM) mengunjungi presiden ke -7 Mahathir Mohammad Indonesia di Indonesia, Jola Kutai No. 1, Subber Village, Distrik Banjari, Kota Solo, Tengah di kediamannya (26/201).

Read More : IHSG Sesi I Menguat Seusai Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel

Pertemuan kedua diisi dengan 1,5 jam akrab. Djokovi menghibur makan siang Mahathir bersama istrinya Irina dengan putri sulungnya Marina Mahathir. Jokovi dan Mahathir berbicara tentang berbagai masalah. Apa pun? 

Mahathir mengatakan dia dan Jokovi membahas pengembangan Malaysia dan Indonesia. 

“Kami bertemu dan kami berbicara sedikit tentang pembangunan di Malaysia dan Indonesia,” kata seorang politisi senior 99 tahun di Malaysia. 

Mahathir bersikeras bahwa dia tidak membahas masalah politik dengan Jokovi. Keduanya lebih dibahas untuk hubungan antara kedua negara, Indonesia dan Malaysia. 

Menurutnya, kerja sama antara negara masing -masing harus meningkatkan berbagai sektor, terutama ekspor dan impor. 

Read More : Menko Airlangga: Beli Rumah Bebas Pajak Resmi Diperpanjang hingga Akhir 2024

“Kami perlu meningkatkan kerja sama. Kami pikir banyak produk Indonesia dapat diimpor di Malaysia, di mana kami (Malaysia) telah diimpor alih -alih negara lain saat ini. Sebaliknya, negara tetangga memiliki keunggulan produk ini yang dapat dibawa ke Indonesia.

Mahathir mengakui bahwa ini adalah ketiga kalinya mengunjungi kota solo. Kunjungan pertama Solo pada Januari 2008 selama kematian Presiden kedua Republik Soberto Indonesia. Pada waktu itu, Mahathir datang untuk menghadiri upacara pemakaman sahabatnya.

“Sekali lagi saya datang untuk mengunjungi penguburan saya (Seherto) (kota solo),” Mahathir menyimpulkan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *