Maros, Beritasatu.com – Puluhan penerbangan tujuan Manado dan Ternate dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terpaksa dibatalkan akibat tersebarnya abu vulkanik akibat letusan Gunung Ruang di Siau Tagulandang, Kabupaten Biaro. , Sulawesi Utara.
Read More : Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Raih Penghargaan Berkat Deklarasi Jakarta-Vatikan
Selama dua hari, ratusan calon penumpang tujuan Manado dan Ternate bergantian memenuhi loket tiket maskapai Lion Group dan Citilink di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat (19/4/2024).
Ratusan calon penumpang gagal menyelamatkan diri akibat erupsi Gunung Ruang di Siau Tagulandang, Kabupaten Biaro, Sulawesi Utara. Selain pembatalan penerbangan ke Manado, penerbangan ke Ternate juga dibatalkan akibat abu vulkanik letusan Gunung Ruang yang tertiup angin pada jalur penerbangan.
“Mau ke Ternate, tertunda karena katanya ada letusan, dampak dari Manado,” kata Udin, salah satu calon penumpang tujuan Ternate.
Saat ini abu vulkanik letusan Gunung Ruang masih terlihat di ketinggian 15.000 kaki sehingga dapat merusak mesin pesawat saat terbang. Oleh karena itu, Angkasa Pura selaku pengelola bandara juga telah mewanti-wanti maskapai untuk tidak menjual tiket ke Manado hingga Bandara Sam Ratulangi beroperasi kembali.
Penutupan masih diumumkan, maskapai kami sudah memperingatkan untuk tidak menjual tiket ke Manado untuk sementara waktu, kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Taochid Purnomo Hadi.
Sejak kemarin hingga hari ini, sebanyak 14 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dibatalkan keberangkatannya dan dialihkan.
Read More : Wilayah 6 Km dari Puncak Gunung Ruang Telah Dikosongkan
“Kemarin sampai jam 8 karena ada masalah, jadi ada 14 penerbangan,” ujarnya.
Untuk mengurangi kehilangan penumpang, pihak maskapai akan mengembalikan uang tiket seluruh calon penumpang hingga Bandara Sam Ratulangi beroperasi kembali.
“Penumpang diberikan kesempatan untuk mendapatkan refund atau penjadwalan ulang,” ujarnya.