Jakarta, Newslate.com – Direktur Indonesia Stock Development (IDX) Jeffrey Handik menantikan bahwa pasar modal langsung akan memiliki pengaruh langsung pada blok ekonomi (6/1/2025).
Read More : Sowan Jokowi Seusai Retret, Khofifah Dapat Wejangan Soal Hilirisasi
Tepatnya, Jeffrey berharap bahwa aliran investasi akan masuk ke negara itu dari negara -negara Brik lainnya. Selain itu, secara tidak langsung, harapan bahwa kerja sama dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di Indonesia.
“Tentu saja, kami berharap akan ada aliran investasi dari negara -negara kesusahan lain dan tentu saja akan berharap.
Dari kerja sama dengan Country Talk, kata Jeffrey, itu akan berkontribusi pada penerbangan yang diterbitkan di IDX untuk membiarkan memori juga akan meningkat.
Selain itu, Jeffrey menjelaskan upaya EIB untuk menangani tantangan Indonesia di antara gangguan global setelah memasuki Brik. Menurutnya, selalu ada tantangan, tetapi IDX dapat melewati kerja sama dan sinergi.
“Misalnya, antara SRO juga berkoordinasi, kemudian dengan OJK, dengan industri keuangan ke National Up Skala Nasional, ada forum untuk dipertahankan,” kata Jeffrey.
Read More : 8.667 Penumpang Padati Stasiun Malang saat Puncak Arus Balik
Pada hari Senin (6/1/2025), Brasil mengumumkan bahwa Indonesia mengumumkan Bric, Rusia, India, India, yang kemudian masuk ke Afrika Selatan pada 2010.
Keanggotaan Indonesia, BRI mencakup negara -negara besar dan pengaruh untuk kontraksi yang baik, dengan penduduk 3,5 miliar dunia dan ekonomi menggabungkan 28% ekonomi global.