Jakarta, Beritasite.com – Iyan Agus Suarma, yang sering dikenal sebagai pelecehan seksual yang melibatkan banyak wanita. Pelecehan seksual terakhir berada di bawah waktu singkat hanya 12 wanita yang terluka. Namun, itu terjadi bahwa Aagus Buntung dimulai dengan tekanan mental.
Read More : Tanam Ribuan Pohon, AHM Perkuat Upaya Penyerapan Karbon untuk Mitigasi Perubahan Iklim
Salah satu orang sezaman August Buntung, yang tidak disebutkan sebelumnya, mengatakan bahwa awal percakapannya dengan para ahli Taurat mulai menipu penipuan.
“Saya bertemu Agustus di Tamus Udaana hingga 8:00 pagi. Saya menjawab bahwa semua orang memiliki hak untuk hidup,
Mengikuti, Buntung Buntung mulai berbicara dengan korban, cara dia hidup untuk dikendalikan oleh banyak orang karena kondisi fisiknya bukan lagi tangan atau hutang.
Setelah itu, korban mengatakan dia bekerja dengan Aagius Bunung dan dia menemukan namanya di YouTube.
“Ketika mereka masih atas nama, saya terus mengikuti permintaannya. Setelah pidato panjang, Agius memberi tahu saya dan mengatakan bahwa dia minum air sebagai tanda iman, tetapi saya menolak untuk menerima sesuatu di tempat lain.
Setelah berbicara dan berkecil hati, Buntung Buntung juga membawa orangnya untuk pindah ke taman untuk melepas taman. Di sana, Aga mencoba memberikan wewenang kepada korban, tetapi dia ditolak.
“Augus mengatakan bahwa saya tidak bersyukur. Selama perjalanan ini, banyak orang di taman menyadari sebuah taman, tetapi korban tidak tahu bahwa Abasa ada di masyarakat,” katanya.
Setelah itu, mereka pergi ke taman bermain dan berbicara. Pada malam hari, korban mengatakan dia ingin pulang, tetapi mereka tidak tahu bagaimana cara kembali. Augus Buntung didorong untuk mengambil korban dan bersikeras sehingga dia tidak membiarkannya menyakitinya.
“Dia dengan baik berkata aman denganku, aku tidak melakukan apa -apa, aku tidak akan? Aku tidak punya tangan.” Kata seorang korban.
Namun, perjalanan berlanjut ke resep. Di sana, Agu Buntung meminta korban janji temu untuk beristirahat dengan alasan mengapa penduduk tidak dapat diserang. Korban mengatakan dia tahu sampai dia ingin dia pergi ke gedung. Faktanya, ALEG juga mengundang korban untuk bergabung membayar uang untuk keluarga.
Read More : 2 Perusahaan Berhenti Beroperasi Setelah Rekening Diblokir Kejagung karena Terlibat Korupsi IUP PT
“Ketika saya mengundang (ke penduduk), saya tidak terlihat seperti apa -apa dan tidak tahu bahwa dia telah mengatakan kepadanya dan tidak berdaya dan penangkapan warga sipil setempat, akan menikah.
Korban terpaksa mengikuti gen gen dan terdengar tertarik pada pintu kunci. Ave meminta korban hanyut dan meletakkan lampu dan datang bersamanya. Korban bergegas ke toilet sampai pelukan mengikutinya dan marah sampai dia mengambil kata yang keras.
Ketika dia melakukan tindakan kepada korban, dia marah. Augus mulai mengalahkan kamar mandi di kamar mandi, dia menangis dan putus sampai dia salah. Mengungkapkan kemarahan dan mengancam korban.
“Agus meminta uang saya untuk menjadi hadiah untuk membahayakan pintu, bahkan jika saya tidak bisa,” katanya.
Segera, dia ditangkap dan mampu pergi bersatu, tetapi tidak terlalu jauh. Itu karena dia sedang menunggu teman berikutnya.
Namun, sebelum mereka pergi, korban dikelilingi oleh warga negara karena Augus dituduh mencuri uang. Penduduk mulai membayangkan Agus setelah melihat sikapnya tidak masuk akal dan tidak masuk akal.
Akhirnya, warga mengatakan kepada korban dan temannya untuk pergi karena warga memikirkannya. Dia menunjukkan bahwa Augus lagi punya waktu untuk membaca ejaan di taman Damar dan tempat -tempat lain, seolah -olah mereka memiliki kekuatan yang aneh.
Asisten kelima korban yang selamat dari para korban selamat dari penipuannya.