Jakarta, Beritasatu.com – Produsen mobil kenamaan asal Italia, Ferrari, menjadi sorotan dengan rencana memperkenalkan mobil listrik pertamanya. Mobil tersebut diperkirakan akan resmi hadir pada akhir tahun 2025 dan menandai babak baru dalam sejarah Ferrari.

Read More : Bukan Hoaks! Cuma Ganti Oli, Konsumen Ini Terbang Nonton MotoGP

Ferrari memilih untuk tidak membicarakan detail mobil listrik pertamanya hingga saat ini. Namun, penampakan prototipe yang sedang diuji di Italia baru-baru ini telah memberi kita gambaran sekilas tentang apa yang akan terjadi di pameran tersebut.

Laporan dari Arena EV, Rabu (8/1/2025) Mobil listrik pertama Ferrari akan dijual dalam bentuk SUV crossover dengan gaya yang mengingatkan pada model Ferrari Purosangue.

Meski unit yang diuji di jalan raya masih disamarkan, proporsi dan bentuk keseluruhan mobil jelas mencerminkan desain Ferrari yang ramping dan sporty.

Salah satu fitur menarik dari prototipe ini adalah hadirnya knalpot palsu. Selain itu, saat pengujian mobil, terdengar suara mirip mesin bensin. Hal ini menunjukkan bahwa Ferrari sedang mengembangkan teknologi untuk mereproduksi suara mesin tradisional, serupa dengan inovasi yang digunakan pada Dodge Charger Daytona.

Meski fitur ini mungkin terkesan mubazir bagi sebagian orang, Ferrari sepertinya berusaha menarik perhatian masyarakat yang masih merindukan suara khas mesin pembakaran internal.

Read More : Lirik Lagu Teruntuk Mia dari Nuh dan Maknanya

CEO Ferrari Benedetto Vigna memastikan mobil listrik Ferrari dikembangkan dengan baik. Termasuk mempertahankan elemen desain ikonik dan suara khas Ferrari, meski dalam kedok mobil listrik.

Mobil listrik Ferrari diperkirakan akan resmi mulai dijual pada akhir tahun 2025, karena Ferrari juga memiliki tujuan ambisius. Pada tahun 2026, 60 persen dari total penjualannya diharapkan berasal dari kendaraan listrik hibrida dan plug-in. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *