Jakarta, Beritasatu.com – Brazil bisa menjadi contoh bagi Indonesia dalam menerapkan program makanan bergizi gratis (MBG). Di dalam negeri, samba telah dipraktikkan oleh MBG sejak tahun 1954, yakni sejak masa Presiden Getulio Vargas.

Read More : KPK Lakukan OTT di Pekanbaru, Pejabat Ikut Terjaring

Presiden Prabowo Subianto pernah mengatakan Indonesia ingin belajar dari keberhasilan program pangan bergizi gratis Brasil. Ia bahkan membentuk satuan tugas untuk mempelajari bagaimana pemerintah Brazil menyediakan makanan bergizi kepada siswanya. 

“Kami akan mengirimkan tim untuk mempelajari program makan siang untuk anak-anak di sekolah-sekolah Brasil,” kata Prabowo pada Forum Bisnis Indonesia-Brasil di Istana Copacabana di Rio de Janeiro, Minggu (17/11/2024).

Program makanan bergizi gratis di Brazil dikenal dengan nama Program Gizi Sekolah Nasional Brasil (PNAE). 

Brasil dapat menjadi contoh bagi Indonesia karena kedua negara tersebut memiliki karakteristik sosial yang serupa. Program makanan sekolah bergizi gratis di sekolah-sekolah Brasil telah melalui banyak evaluasi. Pada tahun 2003, pemerintah menjadikan program ini sebagai Program Nasional Tanpa Kelaparan. Pada tahun 2009, Undang-Undang Makanan Sekolah di Brasil menjadi wajib bagi semua siswa.

Read More : Pemerintah Ogah Berikan Insentif Mobil Hybrid, Gaikindo Terima dengan Lapang Dada

Baca juga: Makanan Bergizi Gratis Pemerintah Kabupaten Banyumas menyiapkan dapur umum mulai 6 Januari. Hingga saat ini, makanan bergizi gratis telah diberikan kepada 40 juta siswa di lebih dari 160.000 sekolah di Brazil.  Setiap anak diharapkan mendapat 30 persen gizi hariannya dari program ini. Dalam praktiknya, pemerintah federal Brasil merupakan penyedia utama makanan bergizi gratis di sekolah. Ada pula Dana Nasional Pembangunan Pendidikan (FNDE) yang bertugas mengelola anggaran dan menganalisis program ini. Pemerintah Brasil mewajibkan setidaknya 30 persen pangan bersumber secara lokal untuk mendukung perekonomian lokal. Sebagai bagian dari Program Makanan Bergizi Gratis untuk Petani, pemerintah Brazil juga mempekerjakan lebih dari 8.000 ahli gizi untuk memantau konsumsi makanan melalui program Makanan Bergizi Gratis di negaranya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *