Mataram, Beritasatu.com – Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Yosef Dwi Irwan mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa keamanan pangan sebelum dikonsumsi.
Read More : Dankormar Beri Sinyal Presiden Prabowo Restui Marinir Dipimpin Bintang 3
Untuk melindungi makanan yang dikonsumsi, BPOM mengumumkan gerakan Cek Klik. Check Click adalah kependekan dari “periksa kemasan, label, izin edar dan tanggal kadaluwarsa”. Dengan melakukan penilaian tersebut, konsumen dapat memastikan bahwa produk yang dibelinya dalam kondisi baik dan layak untuk dikonsumsi.
Yosef menjelaskan, meski produk memenuhi standar kualitas dan keamanan selama produksi, namun kualitasnya bisa rusak jika pemeliharaan di tingkat distribusi tidak memenuhi persyaratan Good Distribution Practices (CDB).
Penurunan kualitas ini dapat mengancam kesehatan konsumen, kata Yosef Dwi Irwan, Sabtu (8/3/2024).
Yosef meminta masyarakat selalu mengecek kemasan produk. Pastikan kotak dalam kondisi baik, tidak rusak dan tidak ada perbedaan warna, bau atau rasa dari produk yang akan dijual atau dimakan.
Yosef menambahkan, tidak semua kasus keracunan makanan disebabkan oleh produk. Kondisi korban, kebersihan toko, dan penanganan makanan pelanggan.
Read More : Bali Blackout, Tengku Dewi: Saya Tidak Panik
Namun jika dari pengujian ternyata penyebabnya adalah makanan, kami akan mendalami lebih lanjut apakah pencemaran tersebut terjadi di tingkat produksi atau karena kecelakaan di tingkat distribusi, ”ujarnya.
Hasil penelitian BPOM selalu berdasarkan fakta di lapangan dan didukung data ilmiah.
“Kami akan bekerja keras terhadap pelaku usaha yang melanggar peraturan perundang-undangan,” kata Yosef.