Mataram, Beritasatu.com – Seorang kurir narkoba berinisial IGAS (40) ditangkap Satgas Reserse Narkoba Polres Mataram di Kecamatan Karang Bagu, Desa Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Saat ditangkap, ada paket sabu seberat 3,78 gram.

Read More : Masyarakat Antre 1 Jam untuk Doakan Paus Fransiskus di Kedubes Vatikan

Terungkapnya kasus narkoba ini bermula dari penggerebekan tersangka pengedar narkoba berinisial IGAS di Seganteng, Desa Cakranegara Selatan. Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan paket sabu siap edar seberat 3,78 gram.

Dari pemeriksaan awal kami mengetahui terduga pelaku memesan sabu di kawasan Karang Bagu, kata Kepala Satuan Narkoba Polres Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra di lokasi kejadian, Kamis (23/5/2024).

Bahkan setelah ditangkap, tersangka penyerang masih kencing di celana. Hal itu diketahui saat proses interogasi polisi terkait narkoba jenis sabu.

“Saat terduga penyerang selesai berbelanja di pinggir jalan, tiba-tiba dia disergap. Saat itulah dia ketakutan hingga kencing di celana,” ujarnya.

Pasca penangkapan terduga penyerang, polisi melakukan operasi di kawasan Karang Bagu, namun orang yang dimaksud terduga penyerang asal Seganteng tidak ada di tempat.

Saat hendak keluar dari rumah terduga penyerang di Karang Bagu, petugas bertemu dengan pria mencurigakan. Usai diperiksa, pria tersebut mengaku baru saja membeli satu paket sabu seharga Rp 100.000 dan berpura-pura pingsan saat ditangkap petugas.

Read More : Kronologi Siswa SMA Negeri di Bulungan Dianiaya Senior

“Pria ini kemudian menceritakan kepada petugas bahwa dirinya akan mengadakan pesta sabu di kawasan Jeruk Manis,” ujarnya lagi.

Berdasarkan informasi dari IGAS, polisi menangkap tiga terduga pelaku lainnya, IGWS (32), INSA (24) dan PPEW (20) di sebuah rumah di kawasan Jeruk Manis, Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Mereka menunggu paket sabu diantar oleh IGAS.

“Kemudian saat kami memperluas tempat atau rumah yang akan dijadikan pesta sabu, ada tiga orang yang siap menunggu pesta tersebut. Namun sebelum pesta itu terlaksana, polisi terlebih dahulu melakukan penggerebekan, ujarnya.

Para terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *