Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono akan menjabat sebagai Plt Ketua Dewan Kota Seluruh Indonesia (OIKN), menggantikan Bambang Susantono yang mengundurkan diri. Selain itu, Wakil Menteri Agraria dan Tata Wilayah (ATR) Raja Huli Antoni merupakan Wakil Presiden OIKN.
Read More : Indonesia Utang Rp 14,5 Triliun untuk Perluasan MRT, Jepang: Nanti Bisa Bayar
Hal itu disampaikan Basuki usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/6/2024).
“Bapak Raja Huli Antony (Wakil Menteri Kementerian ATR) dan saya diundang untuk diangkat menjadi Pj Ketua dan Wakil Ketua Komisi IKN. “Menteri Luar Negeri beberapa waktu lalu juga memaparkan karyanya bahwa tugas penjabat presiden ini sama dengan tugas presiden dan wakil presiden sampai dengan diangkatnya presiden dan wakil presiden demi undang-undang. kata Menteri Basuki.
Tugas yang dimaksud adalah memantau dan mempercepat pelaksanaan rencana pengembangan IKN.
“Kami yakin pihak berwenang sedang membuat rencana untuk mengembangkan ICN ini. “Kita semua mempunyai tanggung jawab untuk mempercepat pelaksanaan program yang direncanakan di kota-kota sesuai dengan hasil kompetisi sebelumnya,” ujarnya.
Selain fokus pada rencana pengembangan IKN, Basuki juga bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek pengadaan tanah dan investasi. “Lalu kenapa dia (Wakil Menteri ATR) dipilih menjadi wakil ketua IKN karena mempengaruhi status tanahnya. “Kemudian kita berdua akan memutuskan status tanah IKN tersebut, apakah dijual atau disewakan?” Lanjut Basuki.
Read More : Blok Cepu Hasilkan 30.000 Bph, KESDM Pede Target Lifting Tercapai
Soal lahan, Basuki mengatakan pihaknya akan segera menentukan status lahan tersebut agar investor tidak ragu berinvestasi.
“Masalah negara akan semakin jelas, kedudukan hukum mereka sebagai investor di IKN juga akan semakin jelas. Basuki menambahkan, “Inilah hal utama yang kami fokuskan dalam menunaikan tugas kami sebagai Pj Ketua dan Wakil Ketua IKN.”