JAKARTA, Beritasatu.com – Direktur Tindak Pidana Umum (DTPIDUM) Bareskrim Polri Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdani akan menelepon pada Senin (29/7/2024). Sudut ini terkait klaim Benny bahwa operator judi online Indonesia adalah unggulan pertama T.
Read More : Soal Jumlah Menteri Ditambah, Jokowi: Tanya ke Presiden Terpilih
Kapolsek Tpidum Barescream Brigjen Paul Juhandani Rahardjo Puro mengatakan pihaknya tengah menyelidiki masalah tersebut.
“Besok Senin kita saksikan BP2MI,” kata Jakarta kepada wartawan, Jumat (26/7/2024).
Sebelumnya Benny sempat menyinggung foto dengan huruf T yang disebut-sebut sebagai operator judi online di Indonesia.
“Saya mau jelaskan sampai huruf T. Saya sampaikan di hadapan Presiden,” ujarnya saat berbicara pada pembukaan dan pelatihan Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kavan PMI) di Kota Maiden. Seperti terlihat dalam video yang diunggah BP2MI pada Kamis (25/7/2024).
Benny berani mengatakan bahwa Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listo Sigit Prabowo takut mendengar ceritanya. Diakui Benny, meski identitasnya diketahui, namun foto T belum pernah disentuh secara hukum di Indonesia.
Read More : Muhammadiyah Apresiasi Prabowo-Gibran atas Ajakan untuk Jujur Hadapi Realitas dan Masalah Bangsa
“Presiden kaget, Kapolri kaget, rapat terbatas waktu itu banyak ricuh. Orang ini, selama negara ini berdiri, dia tidak akan disentuh oleh hukum,” kata.
Menurut Benny, negara harus menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam bisnis perjudian online. Undang-undang juga menganggap dokumen sebagai sesuatu yang berwujud.