Jakarta, Peridasatu.com – Institut Nasional Organisasi Pangan atau Institut Makanan Nasional (NFA) adalah pentingnya pentingnya Arif Prasitti atau Adi, Bellapovo Subbanto.
Read More : KONI: Medali PON XXI Aceh-Sumut di Kejuaraan Taekwondo Bisa Ditukar Jika Orang Tua Keberatan
Dia mengatakan keberhasilan makanan harus diikuti oleh harga makanan yang stabil, sehingga petani harus kehilangan uang dan meningkatkan produksi.
“Sejauh ini, Menteri Pertanian telah menarik perhatian pada produksi pangan, karena mencetak tanah dan tanah tidak dapat dilakukan ketika atmosfer petani adalah suasana.
Harga makanan dapat diukur oleh Central Statistics Institute (PPS) dengan ukuran petani (NTP) untuk melindungi petani. Untuk mendapatkan petani untuk tanaman mereka, NTP harus dipertahankan dari 100% dari atas.
“Di masa lalu, NTP telah menurun 92%, begitu banyak petani sangat banyak,” katanya.
Arif Herram mengatakan petani memiliki berbagai petani sapi, petani dengan lahan kecil dan petani. Semua kelompok ini harus dipertahankan.
Read More : Polisi Dapat Titik Terang Soal Motif Pelaku Mutilasi Istri di Ciamis
“Kita tidak dapat melihat biaya rendah tanpa posisi petani. Mereka harus dievaluasi untuk upaya mereka,” Arif.
Seperti Jawa Timur, petani tebu bisa senang karena harga yang wajar dan pasar standar. Menurut Arifin, harga yang baik dan permanen akan senang dan membunuh mereka. Ini penting untuk dukungan membaca makanan Bripovo.