Seoul, Beritasatu.com – Bank Mandiri terus menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan keuntungan wirausaha di kawasan, di kalangan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Bank Mandiri menyadari pentingnya hal tersebut dan kembali meluncurkan program “Mandiri Mi Friends” di Seoul, Korea Selatan (Korsel), yang melibatkan lebih dari 100 warga negara Indonesia yang bekerja di wilayah Korea Selatan. Program yang dilaksanakan pada Sabtu (22/2024) ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kewirausahaan dan pendidikan keuangan bagi PMI di Korea Selatan. Kami berharap program ini tidak hanya mengobarkan semangat kewirausahaan PMI, namun juga memperkuat ekosistem PMI untuk mewujudkan semangat kesejahteraan negara.

Read More : Smelter Freeport di Gresik Produksi Katoda Tembaga 1 Juta Ton, Setara Bangun 8.000 Pesawat

Baca juga: Rayakan Momen Berbagi Idul Fitri 1445, Bank Mandiri Bagikan Makanan Kurban kepada Masyarakat CEO Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan Korea Selatan kini menjadi salah satu tujuan utama Warga Negara Indonesia (VNI). untuk bekerja di luar negeri. Berdasarkan laporan Badan Nasional Ketenagakerjaan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP2MI) tahun 2023, jumlah PMI di Korea Selatan mencapai 12580 lapangan kerja. Sedangkan menurut Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Seoul berjumlah lebih dari 49.000 orang. Selain itu, sektor yang mempekerjakan pekerja PMI di Korea Selatan mengalami peningkatan, yaitu sektor manufaktur dan perikanan, bangunan, operasional pengolahan, serta pekerja industri jasa hotel dan restoran. Kemajuan dari pendidikan keuangan seperti pengelolaan keuangan pribadi hingga pelatihan kewirausahaan, kata Dharmawan dalam pidatonya di Seoul, Minggu (23/06/2024), juga mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Bank Mandiri. Diluncurkan pada tahun 2011, program ini mencakup kemampuan sumber daya manusia (SDM), telah mengarahkan lebih dari 18.000 PMI Indonesia di luar negeri seperti Hong Kong, Malaysia, Singapura, Arab Saudi dan banyak negara lainnya.

Memperkenalkan layanan Livin’ Around the World (LATV).

Pada kesempatan yang sama, Bank Mandiri menampilkan film Livin’ Mandiri bertajuk Livin’ Around the World. Layanan andalan dari aplikasi andalan Mandiri dirancang khusus untuk memudahkan nasabah dalam mengelola kebutuhan finansial dan juga non finansial dengan lebih efisien dan efektif. “Bank Mandiri telah sepenuhnya mendigitalkan seluruh layanannya untuk membayar pembayaran nasabah, termasuk antar. Livin’ bi Mandiri yang bisa langsung menyapa masyarakat Indonesia di berbagai belahan dunia,” kata Darmawan. Salah satu keunggulan terbaik yang ditawarkan Livin’ adalah “Circum Mundane” dimana pelanggan dan calon pelanggan luar negeri dapat menggunakan sejumlah kartu Sim lokal untuk membuka rekening dan melakukan transaksi. Tidak hanya untuk tujuan finansial, Livin’ juga dapat memupuk investasi masa depan nasabah melalui berbagai fungsi seperti tabungan, deposito dan pembelian reksa dana atau obligasi yang diinvestasikan pada fungsi tersebut.

Baca juga: Berdasarkan survei hasil IPSOS, Shopee unggul dalam memberikan pengalaman belanja holistik terbaik bagi konsumen. .

Read More : Yovie Widianto Ikut Nilai Sayembara Logo HUT ke-80 RI

“Melalui brand global Mandiri Livin” berbagai transaksi juga dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat Indonesia di berbagai belahan dunia. “Melengkapi Korea Selatan yang merupakan salah satu tempat terpopuler di Indonesia,” tambah informasi, jumlah pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri mencapai 25,4 juta atau meningkat 37 persen year-on-year (dibandingkan pada waktu yang sama). tahun lalu), total nilai transaksi Livin a Mandiri mencapai Rp 1,552 triliun Volume transaksi 1,45 miliar.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *