Pekanbaru, Berthasatu.com-Jalan Lintas Timur (JalintiM) tepatnya 83 km, daerah Kuras Pangkalan, Kabupaten Pelelawan, Riau, lumpuh karena banjir. Banjir yang disebabkan oleh berkemah sungai karena pembukaan pintu tangki Koto Panjang.
Read More : Perolehan Medali Olimpiade Paris 2024: China Geser Jepang di Puncak Klasemen
Banjir di jalan nasional ini berlangsung selama seminggu. Tingkat air mencapai 80 cm.
Kepala Polisi Pelelawan telah memberi tahu Komisaris Tinggi Afrizal Asri bersama dengan staf polisi Pelelawan dan BPBD sedang melakukan pemantauan segera di lokasi tersebut. Polisi memberlakukan sistem yang terbuka dan sempit untuk mendeteksi kemacetan.
“Kami membuat tempat yang lengkap di 84. Di sepanjang jalan yang banjir kami memperingatkan kami oleh para pejabat,” kata AKBP Afrizal pada hari Sabtu (25/01/2025).
Dia menjelaskan, karena meningkatnya air, bagiannya memberlakukan sistem yang terbuka dan tertutup untuk mengungkapkan kemacetan.
Read More : Waspada, Demam Berdarah di Sidoarjo Meningkat hingga 163 Kasus
“Karena penolakan air yang tinggi, jalan tidak terlihat dan menyebabkan serangkaian tetes dan pembalikan. Jadi kami memberlakukan sistem yang terbuka dan sempit,” banjir terkait AKBP Afrizal berlanjut.
Untuk menghindari jatuh dan melaksanakan banjir di Pelelawan, bagiannya memasang jalur polisi di tempat -tempat yang rentan.