Sukabumi, Beritasatu.com -satuan yang dibunuh dan tujuh lainnya hilang karena banjir dan tanah longsor, menyerang Kabupaten Sukabumi, Provinsi -Java Barat, Kamis (3/3/2012).
Read More : Trump Prediksi Gencatan Senjata di Gaza Bisa Terjadi Pekan Depan
Daeng Sutisna, Direktur Pusat Kontrol Operasional Badan Manajemen Bencana Regional Regional Sukabumi (Pushalops BPBD), telah menunjukkan bahwa delapan korban berasal dari tiga wilayah yang berbeda.
“Para korban datang dari daerah Simpaten, Lengkong dan Pelanratu,” katanya.
Korban kematian dan daftar yang hilang, yaitu, satu penduduk meninggal, yang lain menghilang di Simpenan, tiga korban menghilang di sekitar Lengkong, dan dua korban menghilang di Pelabhanratu.
Sejauh ini, tujuh korban yang hilang masih dicari oleh tim SAR gabungan.
Read More : Jumlah Titik Panas Menurun, Karhutla Sepanjang 2024 Terkendali
Sementara itu, pihak -pihak yang relevan terus mengumpulkan data tentang jumlah penduduk yang terkena dampak banjir Sukabum dan tanah bumi. Meskipun data terus meningkat, semua area yang dipengaruhi oleh bencana dijawab.
Menurut data sementara, banjir dan tanah longsor Sukabumi, yaitu distrik Kadudampit, Curugkembar, Simpenan, Pelaabhanratu, Waluran, Bantargadung, Cisaat, Zikembar, WarungiAra, Warungiara, Warungiara, Cimaara, Warongiara, Warungiara, Warungiara, Cimaara, Cimaara, Warungiara, Warungiara, CimaAmara, Cimas, cimas, cimas, cimas, cimas, cimas, cimas, cimas, cima, cimamama. Pabuaran, gunungggurah, omong kosong dan cisaat.