Jember, Beritasatu.com – Banjir di Jember pada Minggu sore (22/12/2024) merendam ratusan rumah warga di Dusun Kurah Lele, Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurjo. Hujan deras yang berlangsung selama sehari membawa banjir.

Read More : Wabup Cianjur Ramzi Dorong Generasi Muda Manfaatkan Ekraf

Pantauan Beritasatu.com di lapangan, ketinggian air mencapai satu meter, merendam rumah warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Salah satu warga terdampak, Muhammad Abdul Khalil menjelaskan, banjir terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dan terus meningkat hingga sore harinya.

“Air ini berasal dari Bendungan BDR di Dusun Mandilis di bantaran Sungai Sanen-Reho. Ketinggian air di depan rumah saya sudah mencapai satu meter. Kami sudah mulai mengevakuasi hewan ternak,” ujarnya tentang banjir di Jember.

Menurut Khalil, banjir terjadi akibat meluapnya bendungan yang tidak mampu menampung air yang keluar dari hujan deras selama 24 jam. “Ini adalah bulan yang sangat rentan antara bulan Desember dan Januari. Penyelesaian tampaknya semakin tenggelam,” tambahnya.

Petugas gabungan dan relawan masih mengevakuasi warga, terutama lansia, serta ratusan ternak ke tempat aman.

Read More : Polda Metro Dalami Kasus Penghasutan Hasto Kristiyanto yang Diduga Langgar ITE

“Kami masih menyisir warga khususnya lansia untuk dievakuasi ke balai desa Wonoasri,” kata Babinsa Serka Sugiyono, warga Desa Wonoasri.

Berdasarkan data sementara banjir di Jember, ribuan keluarga terdampak banjir dan ratusan rumah terendam banjir. Operasi pembersihan dan evakuasi terus dilakukan untuk menjamin keselamatan warga dan meminimalkan korban jiwa.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *