Reichertshofen, Beritasatu.com – Empat orang dilaporkan tewas akibat banjir besar di Jerman selatan. Pada Senin (3/6/2024), tim penyelamat berjuang mengevakuasi ribuan korban banjir.

Read More : 315 Drone Rusia Serang Ukraina, RS Bersalin di Odesa Hancur Lebur

Di Berlin, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan banjir besar merupakan peringatan akan memburuknya perubahan iklim.

Ribuan orang di wilayah Bavaria dan Baden-Württemberg terpaksa meninggalkan rumah mereka pada hari Jumat karena hujan lebat menyebabkan banjir besar.

Evakuasi selanjutnya dilakukan Minggu malam hingga Senin karena volume air yang melimpah.

Sekitar 800 orang diminta meninggalkan rumah mereka di distrik Ebenhausen-Werck, Bavaria, pada Senin pagi setelah bendungan runtuh.

Warga distrik Manching-Pichl, yang paling parah terkena dampak banjir, diinstruksikan untuk berlindung di lantai atas rumah mereka.

Berbicara saat berkunjung ke Reichertshofen, tempat banjir terjadi di utara Munich, Scholz mengatakan banjir seperti itu bukan lagi peristiwa yang terjadi satu kali saja.

Read More : Viral D’Masiv Jadi Nama Halte Transjakarta, Rian sang Vokalis: Kita Beli

“Ini membuktikan bahwa ada sesuatu yang terjadi di sini. Kita tidak boleh mengabaikan tanggung jawab kita untuk menghentikan perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia,” kata Scholz kepada wartawan.

Polisi di Baden-Württemberg mengatakan pada hari Senin bahwa seorang pria dan seorang wanita ditemukan tewas di ruang bawah tanah rumah mereka di Schorndorf setelah banjir.

Nasib serupa menimpa seorang wanita berusia 43 tahun di Schrobenhausen, Bavaria, yang jenazahnya ditemukan tim penyelamat pada Senin pagi.

Jumlah korban tewas bertambah menjadi empat setelah jenazah relawan itu ditemukan pada Minggu. Seorang sukarelawan berusia 42 tahun meninggal setelah perahunya terbalik saat operasi penyelamatan banjir.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *