MAROS, BERITASATU.COM – Foolevers karena cuaca buruk menyerang tiga distrik di Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan) pada hari Sabtu (21 Desember 2024). Insiden itu menyebabkan kerusakan serius. Tiga jembatan suspensi dan satu rumah diterbangkan di tepi sungai.
Read More : UE Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Korut yang Luncurkan Rudal Balistik
Dengan rotasi video amatir, Flash Flus menyerang penduduk desa Pattiro Disang di distrik Campach. Hujan deras dengan angin kencang adalah penyebab utama tragedi ini.
Melihat kepanikan warga untuk melindungi diri mereka sendiri dan barang -barang mereka. Bahkan, tenda upacara pernikahan yang rusak sangat cepat. Banjir memburuk oleh aliran sungai Alan Lenna, dengan cepat membawa listrik.
Jam BPBD datang ke Maros Waddeng, di samping distrik Campba, dua distrik lainnya adalah distrik senar dan Malalawa yang serius.
“Banjir bandang ini disebabkan oleh hujan lebat dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, telah dibanjiri di delapan negara bagian, yang masih paling serius di tiga distrik,” kata Waddeng.
Maros Regency BPBD mengirim kelompok untuk mengevakuasi korban dan memberikan dukungan logistik.
Read More : Bertemu MBS, Prabowo Titip Keselamatan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
“Kami telah menyiapkan perahu karet dan logistik untuk menyebabkan posisi yang terpengaruh,” tambah Waddeng.
Berdasarkan perkiraan BPBD Maros, cuaca ekstrem diperkirakan akan berlanjut hingga Januari 2025. Penduduk Regency Maros harus tahu tentang potensi bencana, termasuk banjir bandang.