Enrekang, Beritasatu.com – Banjir hebat yang melanda Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, memutus jalan dan jembatan penghubung kota tersebut.

Read More : Upacara Penurunan Bendera di IKN, Presiden Jokowi Gunakan Baju Adat Banjar Kalsel Berwarna Merah

Selain itu, banjir juga berdampak pada 901 rumah warga dan 18 rumah di antaranya rusak berat. Sebanyak 13 gedung pemerintahan terendam lumpur sehingga mengganggu pelayanan publik.

Plt Bupati Enrekang Baba yang ditemui usai meninjau beberapa wilayah terdampak banjir pada Selasa (30/4/2024), mengatakan, banyak rumah warga yang rusak parah. Banjir besar selama empat hari menyebabkan erosi. Berdasarkan hasil pemeriksaan BPBD, sisanya rusak ringan sebanyak 883 buah, ujarnya.

Lahan terparah terjadi di Kota Ledan. Jalan penghubung antara kawasan Buntu Batu dan kawasan Bunjin tertutup lumpur sehingga jalan kota tidak dapat dilalui kendaraan roda dua atau empat.

Sementara itu, jembatan penghubung Dusun Katimbang dan Desa Semba juga ambruk dan tidak dapat dilalui kendaraan. Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di daerah tersebut yang ingin keluar masuk daerah tersebut harus membeli kebutuhan pokok dari cara lain agar tidak terjadi kekurangan pangan.

Katanya, “Rusak. Insya Allah akan kami periksa dan segera perbaiki.”

Read More : Mary Jane Veloso Tidak Bebas, Belum Ada Kesepakatan Pemulangan ke Filipina

Selain memutus jalan dan jembatan, dampak banjir di Enrekang mengganggu pekerjaan umum dan 13 kantor pemerintahan. Bahkan pekerjaan Puskesmas Kota Enrekang harus berpindah ke kantor Bupati karena ruangan dan peralatan kesehatan banyak yang penuh lumpur.

โ€œPengadilan Agama, Inspektorat, Kemenag, PU, โ€‹โ€‹Perkimtan termasuk Dinas Kesehatan, Puskesmas, Polisi termasuk pasar, Enrekang dan Kantor Capil. Ada tiga masjid, tiga sekolah. tiga unit, mobil dan roda dua,โ€ jelasnya.

Selain itu, beberapa tiang listrik juga tumbang akibat banjir besar sehingga memaksa PLN bekerja keras di tengah hujan deras untuk memulihkan aliran listrik di wilayah terdampak.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *