Jakarta, Beritasatu.com – Badan Anggaran (Banggar) DPR meminta pemerintah pusat efektif melaksanakan program transfer ke daerah, mengingat masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya.
Read More : Hidup di IKN Menambah Panjang Usia Minimal 10 Tahun, Basuki Beberkan Alasannya
Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah mengatakan pemerintah harus mencari terobosan struktural dan kelembagaan serta menghilangkan ego sektoral kementerian/lembaga (K/L) yang terlibat dalam transfer ke daerah.
Oleh karena itu, perlu adanya kebijakan untuk menerbitkan pedoman dan peraturan kementerian/lembaga yang saling terintegrasi dan sinkron sebelum awal tahun anggaran, kata Said dalam rapat kerja di Gedung DPR, Jakarta, Kamis dikatakan. (4/7). /2024).
Said mengatakan kami berharap hal ini akan memberikan nilai tambah bagi perekonomian melalui kebijakan belanja yang lebih berkualitas. Oleh karena itu, perlu adanya optimalisasi kebijakan K/L sebagai sektor unggulan.
โBeberapa prioritas belanja pemerintah hendaknya ditujukan pada peningkatan sumber daya manusia, peningkatan kualitas layanan kesehatan, kualitas pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, dan membantu pemulihan UMKM,โ jelasnya.
Read More : Relokasi Rumah Warga yang Terdampak Banjir, Menteri PKP: Tunggu BNPB
Anggota Badan Anggaran DPR dari Fraksi Golkar Agung Widiyantoro mengatakan, Panitia Kerja (Suku) DPR bidang transfer ke daerah dan pemerintah sepakat kebijakan ini untuk mendorong belanja daerah guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah.
โUpaya transfer ini akan meningkatkan sinergi belanja pusat dan daerah yang tepat sasaran, terukur dan transparan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,โ ujarnya.