Jakara, Wakil Gubernur Beritasatu.com- Jakarta, Rano Karno, telah membantah masalah mengurangi hari kerja dari lima hari menjadi empat hari bagi para pekerja di ibukota. Penjelasan disampaikan setelah berpartisipasi dalam pameran lukisan sehubungan dengan penutupan Megawati Soekarnoputri di Turdrrates, Central Jakarta, pada hari Kamis (23/01/2025) di sore hari.
Read More : Sosok Witiarso Utomo dan Muhammad Ibnu Hajar yang Maju Pilkada Jepara 2024
Pria terkenal bernama Bang Doel menekankan bahwa pidato itu bukan bagian dari programnya. Menurutnya, penurunan hari kerja hanya terbatas pada proposal oleh tim transisi, yang masih perlu dipelajari lebih lanjut.
“Jangan keluar dari kita. Mungkin dia keluar dari tim transisi, yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu. Namun, keputusan akhir tetap di tangan Gubernur Jakarta yang dipilih, Mas Pram (Pramono Anung),” kata Rano Karno .
Rano juga menjelaskan bahwa pidato itu mengundurkan diri dari politik di beberapa negara yang membuat seminggu setelah Covid-19.
“Beberapa negara telah menerapkan kebijakan ini setelah pandemi. Apakah ini relevan dan dapat diterapkan di Jakarta harus, bagaimanapun, dipelajari lebih dalam,” tambahnya.
Read More : Polisi Bekuk Pelaku dalam Kasus Penemuan Mayat Dalam Sarung di Tangsel
Dia menekankan bahwa keputusan yang terkait dengan pengurangan hari kerja akan ditentukan oleh gubernur Jakarta yang dipilih, Pramono Anung, berdasarkan hasil studi tim transisi.