Yogyakarta, Beritasatu.com – Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine dan Riska Anggraini/Salsabila Zahra Aulia lolos ke perempat final Badminton Junior Asian Championships (BAJC) 2024, sedangkan Rahma terhenti.
Read More : SEA V League 2024: Timnas Voli Putri Indonesia Ganti 2 Pemain
Isyana/Rinjani lolos dengan mengalahkan wakil Singapura Xiao En Heng/Zan Michelle 21-13, 21-10 di GOR Amangrogo, Yogyakarta, Jumat (5/7/2024). Sementara Riska/Salsabila mengamankan tiket delapan besar dengan mengalahkan Hernandez Andrea Princess/Mary Destiny Untal asal Filipina.
Sementara Ardita/Titis tak bisa melaju ke babak selanjutnya setelah dihentikan pasangan China Chen Fan Shu Tian/Liu Jia Yue.
Isyana/Rinjani mengaku kembali menemukan kepercayaan diri karena mampu mengalahkan Xiao/Zan. Juara turnamen internasional Malaysia 2023 itu harus beradaptasi kembali untuk berkompetisi di divisi individu setelah terlebih dahulu bermain di ajang beregu.
“Sejauh ini kami bermain lebih nyaman dibandingkan babak sebelumnya. Kepercayaan diri kami juga sudah kembali dan bisa bermain dengan nyaman,” kata Izana.
Dengan kemenangan tersebut, Isyana/Rinjani akan menghadapi wakil Malaysia Ong Xin Yee/Carmen Ting yang mengalahkan pasangan Jepang Rin Ueno/Mion Yokouchi. Di babak delapan besar, juara International Junior Challenger Malaysia 2023 ini tak mau berpuas diri mengingat lawan-lawannya juga sudah dalam kondisi siap.
Kita harus siap menghadapi siapa pun di semifinal. Sekarang kita mau persiapkan fokus dan pikiran kita dulu,” kata pasangan Indonesia Isana Sayahira Meda/Rinjani Kwinara Nastin. .– (PBSI/PBSI)
Riska Angreni/Salzabila Zahra Aulia pun menang dengan mengalahkan Hernandez Andrea Princess/Mary Destiny Untal dari Filipina 21-17, 17-21, dan 21-14.
Pada laga kali ini Riska/Salsabila mengaku bermain tenang sejak awal pertandingan. Permainan Riska/Salzabilla kurang konsisten saat lawan berani menyerang.
Read More : Copa America 2024: Menang Telak atas Panama, Kolombia Melaju ke Semifinal
Pada set penentuan, Riska / Salzabilla kembali mengambil inisiatif menyerang untuk memenangkan pertandingan. Strategi tersebut berjalan baik setelah Riska/Salsabila berhasil memenangkan pertandingan pada menit ke-48.
Kami juga sudah tahu strategi yang kami inginkan. Setelah memenangkan pertandingan pertama, kami kehilangan fokus, lalu kami kembali ke gaya permainan kami dan pergi untuk memenangkan pertandingan ini. permainannya,” kata Salzabilla.
Kemenangan tersebut mempertemukan Riska/Salsabilla asal Hong Kong menghadapi wakil Korea Selatan Kim Min Ji/Yeon Seo Yeon yang berhasil mengalahkan Hung Ho Yan/Wong Yan Lam Yan.
Jelang babak semifinal, Riska/Salzabilla mengaku perlu bermain lebih tenang mengingat lawan yang dihadapi tidak mudah. Tenang setelah punya target awal melaju ke perempat final, Riska/Salzabilla bakal berharap bisa melangkah lebih jauh.
“Kami tidak ingin bermain terlalu berat dan fokus menghadapi setiap babak yang ada. Mudah-mudahan target saya semakin tinggi setelah mencapai perempat final,” kata Salzabilla.
Sayangnya kejayaan Isana / Rinjani dan Riska / Salzabila tak disusul pasangan Ardita Anjani / Titis Maulidah Rahma yang terhenti di babak 16 besar oleh wakil Tiongkok Chen Fan Shu Tian / Liu Jia Yu. 14-21 dan 13-21.