Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi Penumpang
Read More : Kecelakaan Maut di Jalan Tol Terus Berulang, Pengamat Bandingkan Kesejahteraan Sopir Truk dengan Pilot
Pernyataan itu juga menanggapi masalah LPG bersubsidi di Indonesia bahwa ia melintasi kuota 103%, yang diambil dari sambutan 3%.
“Siapa bilang atas kuota? Sumber daya salah. Saya menyetujui jumlah LNG kemarin, dari akhir Rabu (18.12.2024).
Sebelumnya, Divisi Pt Perdomina (Peroro), 2024. Anggaran Kerajaan (APBN) melebihi 8,0 juta metrik ton (MT), melanggar kuota yang didistribusikan.
Pembayaran itu, Balil bersikeras bahwa ia menambahkan dalam kuota di LPG. Terkait dengan hidangan, dia juga mengatakan bahwa dia diberitahu penyelidikan presiden dari kabinet merah dan putih pada pertemuan terbatas.
Read More : Jaket Cakra Khan Ditahan Bea Cukai, Barang Apa Saja yang Bisa Kena Pajak?
“Saya sepakat untuk meningkatkan kuota untuk LPG, jadi tidak ada masalah dan kedamaian di kabinet obat penghilang”, 3 kg LPG. Dijelaskan sebagai tanggapan atas penawaran tersebut.