Jakarta, Beritasat.com- Joko Widodo (Jokowi), Ketua Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Perdana Menteri Komite Eksekutif Gus Yahya pada hari Kamis (8/22/2024). Yahya dan Pbnu Entourage tiba sekitar pukul 10:20 WIB.

Read More : 8 Oleh-oleh yang Bisa Dibawa Saat Pulang Haji

Sebelum bertemu dengan Jokowi Yahya, ia mengaku mendiskusikan konsesi penambangan dan investasi dari ibukota Kalimantan Timur (IKN).

Yahya mengatakan kepada wartawan, “Kami kemudian ingin berbicara tentang penambangan dan konsesi Ikn.”

Yahya bersikeras bahwa pertemuan dengan Jokowi adalah dedikasi PBNU. Kami berencana untuk membangun fasilitas pendidikan dan keagamaan di IKN.

“Kami kemudian mencoba berbicara tentang pertambangan dan berinvestasi dalam rencana. Kami perlu membangun kantor dan membangun fasilitas pendidikan dan keagamaan.”

Read More : Kemenkominfo dan KPAI Kaji Pembatasan Gim Online

Selain itu, Yahya adalah undang -undang tentang pembentukan perintah pemerintah alih -alih Undang -Undang 2014 tentang Amandemen ke -4 untuk Pravo 1, dan pemilihan umum dan pasar hukum (RUU Pilkada) (RUU Pilkada) dari Revisi dan Pasar Hukum (RUU Pilkada) (Pilkada) ( RUU Pilkada) (RUU Pilkada) (RUU Pilkada) (RUU Pilkada) RUU Pilkada (RUU RUU Pilkada RUU).

“Ini sebenarnya adalah bagian dari mekanisme kontrol dan keseimbangan antara peradilan dan departemen legislatif. Tetapi kami masih perlu memeriksa apakah ada agenda di DPR, dan jika Anda tidak tahu segalanya, Anda harus terlebih dahulu memeriksanya. Anda perlu memeriksa dulu.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *