Jakarta, Britasatu.com – Menteri Koordinasi Ekonomi Airlngga Heartrto dan Perdana Menteri Singapura dan Perdana Menteri Investasi Gaan Kim Yong dan pertemuan ke -24 Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC), Viantian, Laos, Senin (AEC) pada Senin (AEC) pada hari Senin (AEC) (AEC) pada hari Senin (AEC) (AEC) Senin (AEC) Pertemuan dua arah pada pertemuan dewan.

Read More : Jaket Cakra Khan Disita Bea Cukai, Ini Aturan Bawa Barang dari Luar Negeri

Pertemuan Dewan AEC adalah unjuk rasa ASEAN (rapat) ke -44 dan 45 dan pertemuan terkait lainnya.

“Indonesia memahami bahwa ada perbedaan dalam tingkat keinginan, minat, dan kemampuan antara negara -negara anggota ASEAN dalam ekonomi digital, jadi ada cara praktis dan kreatif untuk menyelesaikan negosiasi berdasarkan tujuan ASEAN,” Airlangan.

Airangga membahas sejumlah masalah strategis yang terkait dengan ekonomi digital dan Gan Kim Yong. Untuk masalah-masalah strategis ini, seperti kehendak Indonesia untuk kehendak Indonesia untuk perjanjian yang luas dan berkelanjutan tentang masalah strategis ini, seperti negosiasi untuk Perjanjian Ekonomi Digitance ASEAN (DEFA), Rencana Pilot X, Kemitraan Trans-Pasifik (CP TPP).

Menurut Airlngga, Indonesia dan Singapura sepakat untuk membidik penyelesaian negosiasi DEFA ASEAN sebesar 50% pada tahun 2024 dan selesai dengan baik pada tahun 2025.

“Negosiasi DEFA ASEAN diperkirakan memiliki perjanjian ekonomi penuh pertama dengan ASEAN memiliki potensi untuk meningkatkan nilai ekonomi digital pada tahun 2030,” kata Airangga.

Mengenai program teknis: X Pilot, Airlngga dan Gaan Kim Yong membahas pemantauan kemitraan kedua negara yang diluncurkan pada para pemimpin Singapura-Indonesia di Istana Bogor pada 29 April 2024. Menurut Airlungga, program ini memungkinkan pergerakan secara teknis bekerja di dalam bidang teknis antara kedua negara.

“Kami mendesak program yang digunakan masyarakat untuk membuka banyak peluang melalui berbagai perusahaan di universitas,” kata Airrungga.

Read More : Menekraf Riefky Gandeng Koki dan Katering Lokal untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Pada kesempatan itu, Singapura juga menyambut keinginan Indonesia untuk bergabung dengan CP TPP. Singapura mendukung kebangkitan negara -negara anggota ASEAN yang berpartisipasi dalam perjanjian perdagangan regional.

“CP TPP akan menjadi kilang RCEP untuk ASEAN di sekitar sektor ekonomi,” Airlingga menyimpulkan.

Airlungga dan Gan Kim Yong juga bertukar masalah strategis dan dampak pada wilayah tersebut, seperti konflik Timur Tengah, pendapat yang terkait dengan pemilihan presiden, untuk pengembangan energi terbarukan dan teknologi hijau di wilayah tersebut.

Selain menghadiri konferensi dengan Airlngga, Ekonomi Sesonco Susivizono Moigiyaro, Kerjasama Ekonomi Internasional EDI Pambudi dari Asisten Asisten Asisten Regional, dan Tim Pengembangan Pengembangan Investasi.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *